Militer Rusia dan China Mau Goyang Asia, Dua Jenderal Perang Bertemu

·Bacaan 1 menit

VIVA – Ternyata dua negara dengan kekuatan militer terpandang di dunia, Rusia dan China sedang berencana menggoyang Benua Asia.

Bukan mau perang atau mau memprovokasi negara Asia untuk berkonflik. Tapi kedua negara berencana melangsungkan operasi militer latihan gabungan di Tiongkok.

Rencana itu terungkap dalam pertemuan antara Menteri Pertahanan Rusia, Sergei Shoigu dengan Kepala Departemen Militer China, Kolonel Jenderal Wei Fenghe di Dushanbe, Tajikistan.

Berdasarkan siaran resmi Kementerian Pertahan Rusia dilansir VIVA Militer, Jumat 30 Juli 2021, dalam pertemuan itu, Jenderal Wei mengutarakan niatnya untuk mengajak Jenderal Sergei mengerahkan pasukan ke Tiongkok. Sebab, China ingin menggelar latihan gabungan militer.

Jenderal Sergei Shoigu menyambut gembira undangan itu dan memberikan isyarat bakal memenuhi undangan itu. "Dan pertemuan kita hari ini membuktikan bahwa. Saya berharap untuk pertemuan berikutnya di Tiongkok," kata Jenderal Sergei.

Jenderal Wei mengatakan latihan militer gabungan itu bakal dilangsungkan bulan Agustus 2021 ini. Hanya waktu tepatnya belum diketahui. Latihan gabungan itu mengusung tema West/Interaction-2021.

Sementara itu, kabar terbaru bakal ada lebih dari 10 ribu tentara kedua negara terlibat dalam latihan gabungan itu.

Baca: Bali Diguncang HOAX Dokter Palsu Penyebar AIDS, Nama Pangdam Dicatut

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel