Miliuner hadapi ganti rugi $58 juta dalam kasus pelecehan seksual

LOS ANGELES (AP) — Miliuner Alki David terancam membayar ganti rugi sebesar $58 juta setelah setelah juri meyakini ia pantas bertanggung jawab atas kasus pelecehan seksual yang dilakukannya terhadap mantan karyawannya, demikian disampaikan oleh pengacara penggugat.

Para juri pada Minggu menetapkan ganti rugi sebesar $50 juta kepada Mahim Khan, mantan asisten produksi di perusahaan di Los Angeles, kata pengacara Gloria Allred.

Sidang yang sama minggu lalu memberikan kompensasi sebesar $8,25 juta.

Khan menyatakan dalam tuntutannya bahwa di tahun 2104 David menggosokkan bokongnya ke mukanya dan menirukan seks oral. Allred mengungkapkan nama kliennya dalam sebuah rilis berita.

“Saya harus putuskan ganti rugi itu bisa menyadarkan Alki David agar jangan sekali-sekali melecehkan perempuan,” kata Khan dalam sebuah pernyataan di kantor Allred.

David berencana untuk mengajukan banding. Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan Minggu, ia membantah tuduhan itu dan menuduh hakim telah menghalangi saksi yang bisa meringankannya.

“Peradilan ini membuktikan bahwa bukan hanya sistemnya saja yang rusak. Ini sudah merupakan sebuah kedaruratan. Ini darurat bagi hukum, bisnis dan inovasi di negara bagian California,” katanya.

David adalah pewaris kekayaan Coca Cola Yunani. Ia memimpin sejumlah perusahaan media, termasuk FilmOn Networks, Alki David Productions Inc. dan Hologram USA Networks Inc.

Ini merupakan putusan pengadilan ketiga bagi David tahun ini, yang telah dituduh melakukan perbuatan tidak menyenangkan oleh mantan pegawainya.

Juri di bulan April juga menjatuhkan putusan $11,1 juta untuk pegawai lain. Ia mengatakan bahwa David memecatnya setelah ia menolak untuk melakukan hubungan seks dengannya. Ia kemudian setuju dengan pengurangan jumlah ganti rugi. Ganti rugi itu menjadi $8 juta.

Bulan lalu juri juga berpihak pada perempuan lain, dengan memutuskan kompensasi sebesar $650,000 dan ganti rugi sebesar $4,35 juta.

Di tahun 2016, Khan menuduh David telah meletakkan tangannya di lehernya dan mendorong kursinya ke dinding. Di dalam tuntutan hukumnya disebutkan bahwa David mengatakan bahwa ia perlu membeli barang-barang untuk “rape room:, demikian Times melaporkan.

David menghadapi dua kasus hukum tambahan: satu tuntutan yang diajukan tahun 2016 telah diselesaikan di luar pengadilan.

David telah membantah tuduhan tentang pelecahan seksual, dengan mengatakan, “Saya tidak pernah menyentuh perempuan-perempuan itu.”

David tetap melawan, tidak patuh dan mengganggu sepanjang sidang-sidangnya di Pengadilah Tinggi Los Angeles, menurut sebuah koran.

Ia seringkali mencak-mencak sambil mengejek orang yang menuduhnya dan para pengacara, sehingga ia harus menerima sanksi hampir $10,000; beberapa kali ia sempat dikeluarkan dari ruang sidang.