Mimpi Anak Diego Simeone Terwujud: Nekat Bikin Tato Liga Champions di Usia 13 Tahun dan Cetak Gol Debut Lawan Liverpool

Bola.com, Jakarta - Pemain Napoli sekaligus anak dari Diego Simeone, Giovanni Simeone, menangis dan mencium tato Liga Champions setelah mencetak gol pertamanya saat bertanding melawan Liverpool. Gol tersebut memenuhi impian masa kecilnya.

Simeone mencetak gol pertamanya di kompetisi elite Eropa beberapa menit setelah melakukan debutnya di Stadio Maradona malam ini. Dia menggantikan Victor Osimhen yang cedera dan mencetak gol ke gawang Liverpool dengan sentuhan pertamanya.

Begitu bola melewati garis, dia menangis dan mencium tato Liga Champions di lengannya, mewujudkan mimpinya sejak kecil.

Giovanni Simeone mendapatkan tato itu ketika dia berusia 13 tahun dan selama wawancara dengan Guardian pada tahun 2021, dia mengatakan dia akan menciumnya setelah gol pertamanya di turnamen. Yang spesial adalah, ia mendapatkan gol tersebut dengan membobol gawang Liverpool.

Nekat Bikin Tato

Penyerang Napoli, Giovanni Simeone (kanan) berselebrasi dengan bek Amir Rrahmani setelah mencetak gol ke gawang Liverpool pada pertandingan Grup A Liga Champions di stadion Diego Armando Maradona di Naples, Italia, Kamis (8/9/2022). Dengan kemenangan atas Liverpool, Napoli berada di peringkat kedua dengan 3 poin. (AP Photo/Andrew Medichini)
Penyerang Napoli, Giovanni Simeone (kanan) berselebrasi dengan bek Amir Rrahmani setelah mencetak gol ke gawang Liverpool pada pertandingan Grup A Liga Champions di stadion Diego Armando Maradona di Naples, Italia, Kamis (8/9/2022). Dengan kemenangan atas Liverpool, Napoli berada di peringkat kedua dengan 3 poin. (AP Photo/Andrew Medichini)

Simeone bergabung dengan Napoli dengan status pinjaman dengan opsi untuk membeli dari Verona musim panas lalu. Dia mencetak 17 gol dalam 35 penampilan Serie A di Stadio Bentegodi sebelum pindah ke Stadio Maradona musim panas ini.

Dia melakukan debut dengan Partenopei datang dari bangku cadangan di babak kedua dari hasil imbang 0-0 melawan mantan klubnya Fiorentina pada 27 Agustus dan telah bermain selama 17 menit dalam dua penampilan liga sejauh ini.

Tapi Liga Champions punya tempat spesial di hatinya. "Saya berusia 13 tahun ketika saya mendapatkan tato pertama saya."

"Saya tahu saya seharusnya berusia 18 tahun, tetapi saya adalah penggemar Liga Champions sehingga saya menyelesaikan tato bergambar bola ini pada usia 13 tahun."

Sempat Dilarang oleh Siego Simeone

Ayah Giovanni Simeone sebenarnya melarang anaknya bikin tato. Akan tetapi, ibunya mempersilahkan karena alasannya kuat.

"Ayah saya tidak menginginkan saya. Dan ibu saya berkata, 'Mengapa?' Saya jawab, 'Karena hari saya bermain dan mendapatkan gol pertama saya di dalamnya, saya akan mencium tato itu.'

Pada akhirnya mimpi Giovanni terwujud. Ia langsung menangis usai mencetak gol dan mencium tato yang sudah dibuatnya saat masih berusia 13 tahun.

Sering Telponan

Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone melakukan protes kepada wasit saat timnya bertamu ke kandang Real Sociedad. Ia pun harus diganjar kartu kuning atas perbuatannya pada injury time babak pertama. (AFP/Pierre-Philippe Marcou)
Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone melakukan protes kepada wasit saat timnya bertamu ke kandang Real Sociedad. Ia pun harus diganjar kartu kuning atas perbuatannya pada injury time babak pertama. (AFP/Pierre-Philippe Marcou)

Simeone tampak tersentuh dan harus menahan air mata beberapa kali selama wawancara. Apalagi ketika ia bercerita bahwa ia dan ayahnya selalu melakukan hubungan telpon sebelum pertandingan.

“Biasanya, kami berbicara sebelum setiap pertandingan, dia mengatakan kepada saya bahwa saya bisa melakukannya dengan baik jika saya berusaha kuat dan itu terjadi,” kata Giovanni.

"Kami berbicara sebelum setiap pertandingan, hanya dua menit sebelum setiap pertandingan, kami selalu melakukannya dan kami akan terus melakukannya."

"Tidak ada lagi yang bisa dikatakan, sangat menyenangkan mendengar para penggemar meneriakkan nama saya, para penggemar ini membuat kami merasa kami bisa melakukan sesuatu yang lebih dan kami melakukannya. Saya berjuang keras untuk sampai ke sini, banyak orang tidak percaya pada saya dan saya juga harus berterima kasih kepada mereka."

Hasil Pertandingan

  • Dinamo Zagreb Vs Chelsea (1-0)

  • Borussia Dortmund Vs Copenhagen (3-0)

  • Benfica Vs Maccabi Haifa (3-0)

  • Sevilla Vs Man City (0-4)

  • RB Salzburg Vs AC Milan (1-1)

  • Celtic Vs Real Madrid (0-3)

  • RB Leipzig Vs Shakhtar Donetsk (1-4)

  • PSG Vs Juventus (2-1)

  • Ajax Vs Rangers (4-0)

  • Frankfurt Vs Sporting Lisbon (0-3)

  • Atletico Madrid Vs Porto (2-1)

  • Inter Vs Bayern Munchen (0-2)

  • Napoli Vs Liverpool (4-1)

  • Club Brugge Vs Leverkusen (1-0)

  • Barcelona Vs Plzen (5-1)

  • Tottenham Vs Marseille (2-0)