Mindtalk.com, Situs Jejaring Sosial Berbasis Komunitas

Laporan Wartawan Tribunnews, Agustina NR

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA
Jangan terlalu kecanduan Facebook atau Friendster. Cintai produk situs jejaring sosial produk anak negeri.

Asal tahu saja, Indonesia memiliki situs jejaring sosial asli negeri sendiri, mindtalk.com. Situs yang dapat diakses mulai September 2011 (beta) resmi meluncur pada Rabu (14/11/2012), di Jakarta.

mindtalk.com, sebuah situs jejaring sosial berbasis komunitas menawarkan pengalaman baru dalam berbagai maupun berdiskusi melalui format fluid stream yang simpel dan komplet. Format ini seperti permainan lego, yang dapat menyesuaikan pengguna secara otomatis.

"Selama ini, teknologi social media di Indonesia belum terimplementasi dengan maksimal menjadi komunikasi berbagai arah," ujar Danny Oei Wirianto selaku Co-Founder mindtalk.com.

Pengguna social media, lanjut Danny, sangat besar. Orang-orang gemar berkelompok secara digital pun semakin berkembang. Di dunia digital, mereka memilih teman berdiskusi berdasarkan kegemaran, minat, atau interest. Sehingga dibutuhkan situs jejaring sosial, agar mereka dapat saling terkoneksi, berkumpul, dan tetap eksis di dunia digital.

mindtalk.com memposisikan diri sebagai tempat bertemu dan menghubungkan orang-orang, memulai dialogue, menghubungkan orang dengan pikiran dan pembicaraan tentang ketertarikan mereka. Bagi pengguna mindtalk.com, mereka akan dihubungkan melalui channel. Channel berfungsi sebagai grup dengan minat yang sama.

Bahkan pada awal pengguna bergabung, mereka diminta memilih interest group yang sesuai minat maupun kepribadiannya. Pengguna pun berhak membangun channel sendiri dan mempunyai kepemilikan penuh mengelola channel tersebut. Tidak tergantung pada moderator seperti umumnya konsep forum. Untuk terkoneksi dengan channel, pengguna cukup mencantumkan hashtag (#) nama channel yang diikuti.

"Dalam mencari interest kita, kita dapat mencari apapun, tinggal klik, lihat gambar, jika ingin membaca tinggal klik "more" di teks," lanjut Danny.

Di sisi lain, pengguna yang menge-post tulisan atau foto dapat share ke channel, juga share video, pertanyaan, dan jual-beli (share mind, picture, video, article, ask a question, dan create deal). Sedangkan untuk berkomunikasi secara personal, pengguna dapat meninggalkan pesan (send whisper) dengan sistem real-time message.

"Kita nggak mau bersaing dengan Twoo, Twitter. Kita nggak kompetisi, kita saling feed, kolaborasi."

Tak hanya pengguna individu yang terdapat di sini, tetapi perusahaan pun bisa bergabung. Saat ini brand yang bergabung di situs ini adalah BCA, Djarum, Indosat, Nokia, Telkom, dan Unilever. Ada pula figur publik, seperti Gigi, Nidji, Wahyu Acum - vokalis Pure Saturday, Calvin Jeremy, Joko Anwar, dan lainnya.

Dari kemunculannya hingga saat ini, mindtalk.com telah memiliki 180 ribu pengguna dari 190 negara, serta delapan ribu channel (celebrity, education, technology, music, movie, sport, dan lainnya). mindtalk.com didirikan oleh Danny Oei Wirianto dan Robin Ma'arufi pada Maret 20w1 di bawah PT Merah Putih Incubator, salah satu inisiator bisnis digital di Indonesia. Mei 2012, mindtalk.com terpilih sebagai community platform resmi gelaran Asia Pacifix Media Forum (APMF) 2012.

Baca Artikel Menarik Lainnya

  • Microsoft Rilis Versi Preview IE10 untuk Windows 7 10 jam lalu
  • Gunakan Password Rumit untuk Lindungi Email-mu Rabu, 14 November 2012
  • LG Perkuat Model Gadgetnya Dengan Oprimus L 9 Rabu, 14 November 2012
  • Januari RIM Luncurkan Black Berry 10 Platform OS Selasa, 13 November 2012
  • Aplikasi E-Procurement Dianggap Menyimpang Selasa, 13 November 2012
  • Pouch Gandeng Central Park Sediakan Food Pasport Minggu, 11 November 2012
  • Smartphone Ini Janji Download Cepat, Asyik Dengar Musik Minggu, 11 November 2012
  • Mahasiswa SGU Sukses Ciptakan Tensimeter Bebas Mercury Sabtu, 10 November 2012
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.