Minggu Kedua Januari 2022, 100 Persen PTM di Surabaya untuk SD dan SMP

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Surabaya- Pembelajaran atau sekolah tatap muka di Surabaya untuk jenjang SD dan SMP akan mulai diberlakukan 100 persen pada Senin, 10 Januari 2022. Pelaksanaan pembelajaran tatam muka (PTM) 100 persen di Surabaya ini merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri.

"Alhamdulillah kemarin kami sudah rapat kordinasi bersama semua komponen pendidikan, DPRD, lalu perintah Pak Walikota (Eri Cahyadi) PTM dilaksanakan minggu depan serentak SD dan SMP," ujar Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Yusuf Masruh, Kamis (6/1/2022).

Pelaksanaan PTM di Surabaya tetap dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat karena masih dalam pandemi Covid-19. Mekanismenya, meliputi, pemeriksaan suhu tubuh, melakukan scan barcode melalui aplikasi PeduliLindungi, menyediakan fasilitas cuci tangan atau hand sanitizer, menggunakan masker, dan menjaga jarak.

Pada minggu pertama penerapan PTM 100 persen di Surabaya akan dilakukan model shift. Ada dua shift yang setiap shiftnya berisi 50 persen dari jumlah siswa satu kelas.

Pembagian Waktu

Untuk shift pertama siswa SD mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 09.00 WIB, untuk shift dua akan dimulai pukul 09.30 WIB hingga pukul 11.30 WIB.

Sedangkan untuk SMP, shift pertama dimulai pukul 06.30 WIB hingga pukul 09.30 WIB, lalu shift kedua pukul 10.00 WIB hingga 13.00 WIB.

“Nanti akan kami evaluasi kalau sudah berjalan baik prokesnya maka minggu selanjutnya PTM 100 persen sudah gak pakai sistem shift," ucapnya.

Terkait jam pelajaran diberlakukan sesuai dengan jenjang Pendidikan. Untuk SD jam pelajaran berdurasi dua jam, sedangkan untuk siswa SMP berdurasi tiga jam.

Saat ini, seluruh sekolah di Surabaya sudah siap melakukan PTM berdasarkan asesmen Satgas Covid-19, terlebih 90 persen guru sudah mendapatkan dosis kedua vaksin Covid-19.

Saksikan video pilihan berikut ini:

[vidio:Jelang Mudik Lebaran, Sejumlah Ruas Jalan Dikebut Perbaikannya]()

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel