Minggu Pertama Pasca Melahirkan Fase Kritis Kehidupan Ibu dan Bayi

Lutfi Dwi Puji Astuti
·Bacaan 1 menit

VIVA – Perawatan terpadu pasca melahirkan merupakan hal penting dan tidak boleh diabaikan. Perawatan pasca melahirkan tidak hanya mempercepat pemulihan ibu dan mencegah komplikasi setelah melahirkan, tetapi juga akan meningkatkan kualitas hubungan ibu dan bayi serta keluarga.

Hari dan minggu pertama setelah melahirkan atau yang sering disebut sebagai periode post-natal, merupakan fase kritis bagi kehidupan seorang ibu dan bayi yang baru lahir. Sebagian besar kematian ibu dan bayi terjadi dalam periode ini, namun terkadang, periode ini sering diabaikan oleh sebagian orang.

Lewat acara Virtual Press Conference International Women's Day yang digelar beberapa waktu lalu, hal ini sempat dibahas. Perlu diketahui, bayi yang meninggal dalam 28 hari pertama kelahiran dapat menderita kondisi dan penyakit terkait kurangnya perawatan yang berkualitas saat lahir dan kurangnya perawatan setelah lahir pada hari-hari pertama kehidupan.

Menurut angka WHO baru-baru ini, diperkirakan terdapat 303.000 kematian ibu di setiap tahunnya. Dan sebagian besar kematian ini terjadi setelah melahirkan.

Data WHO tersebut mengungkap, masa pasca persalinan adalah fase kehidupan baru bagi seorang perempuan. Penelitan menunjukkan ada 1 dari 7 perempuan, mengalami depresi atau kecemasan (anxiety) selama kehamilan atau pasca melahirkan.

Hal tersebut meliputi kelelahan, gangguan nafsu makan atau tidur, perubahan suasana hati, perasaan kewalahan mengurus bayi dan disfungsi seksual.

Peran suami, orang tua, teman atau support system lainnya, bisa dijadikan tempat untuk berbagi. Para support system ini pun harus bisa menjadi pendengar yang baik dan harus bisa segera mendeteksi perubahan yang terjadi pada ibu pasca melahirkan.

Hal itu wajib dilakukan agar bisa segera mencarikan solusi terbaik bagi ibu. Ibu yang bahagia karena telah menghasilkan anak adalah keluarga yang berbahagia juga.

"Happy wife, happy life,” kata Dr. Ni Komang Yeni DS, Sp.OG, MM, MARS, CEO Klinik Health360 Indonesia.

Laporan: Prima Nadia Rahayu