Minimal gaungkan kepercayaan diri lewat #WearConfidence

Jenama fesyen Minimal mengajak wanita Indonesia dengan bentuk tubuh atau warna kulit apa pun untuk mematahkan stigma kecantikan melalui kampanye #WearConfidence.

General Manager Minimal Ruth Setiaty dalam keterangannya, Rabu, mengatakan, setiap wanita punya kecantikannya masing-masing tanpa harus membandingkan diri dengan orang lain. Rasa percaya diri punya peran penting dalam perubahan ini.

Melalui kampanye ini, Minimal turut menggandeng empat wanita dengan berbagai bentuk tubuh dan warna kulit yang berbeda untuk berbagi pengalaman tentang insecurity.

Keempat wanita tersebut adalah beauty blogger Agnes Oryza, content creator Neysa Soediro, dokter Athieqah dan model Zsazsa. Mereka berbagi cerita tentang kelebihan, kekurangan dan keunikan yang ada dalam diri mereka, karena setiap wanita-lah yang membuat wanita cantik apa adanya.

"Menurutku, cantik itu ketika kita sudah menerima segala kekurangan dan kelebihan yang ada dalam diri kita. Jika kita merasa nyaman pada diri kita, pastinya kecantikan itu akan terpancar dari dalam," kata Agnes.

Melalui kampanye #WearConfidence, Minimal juga meluncurkan koleksi terbaru season Summer 2022 yang mengusung tema Beauty Comfort in Style. Koleksi ini memberikan kesan modern, cantik sekaligus nyaman, tersedia lengkap mulai dari atasan, tunik, dress dan celana.

Koleksi Minimal juga menyediakan size besar hingga XXL untuk menjangkau lebih banyak lagi wanita dengan beragam bentuk tubuh.

Koleksi ini bisa dibeli di semua store Minimal di seluruh Indonesia atau online di Shopee, Zalora, Tokopedia, Lazada, Blibli dan minimal.id.

Baca juga: Pakar tegaskan genderless fesyen berbeda dengan emansipasi wanita

Baca juga: UMKM kecantikan dan fesyen tumbuh pesat di 2021

Baca juga: Koleksi busana untuk wanita muda bermobilitas tinggi

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel