Minta Diselamatkan, Karyawan Garuda Indonesia Temui Jokowi Minggu Depan

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Pekan depan, Serikat Bersama PT Garuda Indonesia akan menghadap Presiden Jokowi. Hal tersebut dilakukan, untuk meminta dukungan atas krisis yang terjadi di maskapai berplat merah tersebut.

"Pekan depan jadwalnya, ke Istana. Nanti dikabari lagi," tutur Tomy Tapatty, Kordinator Serikat Bersama PT Garuda Indonesia, Sabtu (29/5/2021).

Menurutnya, pertemuan Serikat Bersama PT Garuda Indonesia yang didalamnya terdiri dari Serikat Karyawan Garuda (SEKARGA), Asosiasi Pilot Garuda (APG) dan Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (IKAGI) akan meminta bantuan dan dukungan Presiden Jokowi atas krisis dan misi penyelamatan Garuda Indonesia.

Namun tidak akan semua ikut dalam pertemuan tersebut, hanya perwakilan saja.

"Perwakilan saja, yang jelas karyawan internal semua. Yang mengetahui secara pasti akar masalah dan mendiskusikan opsi penyelesaiannya," tutur Tomy.

Pasalnya, tawaran pensiun dini yang diberikan managemen PT Garuda Indonesia, hingga saat ini belum disetujui ataupun ditolak oleh para karyawan. Tomy memaparkan, karyawan optimis masih ada opsi lain sebagai jalan keluar.

"Maka itu, kami ingin menemui Presiden, berharap beliau memiliki saran," katanya.

Sebelumnya

Garuda Indonesia bakal membuka rute baru Denpasar-Bali ke Chengdu Tiongkok dengan frekuensi empat kali seminggu dengan pesawat Airbus.
Garuda Indonesia bakal membuka rute baru Denpasar-Bali ke Chengdu Tiongkok dengan frekuensi empat kali seminggu dengan pesawat Airbus.

Seperti diketahui sebelumnya, Serikat Bersama PT Garuda Indonesia yang terdiri dari Serikat Karyawan Garuda (SEKARGA), Asosiasi Pilot Garuda (APG) dan Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (IKAGI) mengungkapkan, bila pihaknya memiliki opsi lain.

"Nama opsi kita adalah 'Opsi Penyelamatan Garuda Merah Putih Nasionalis NKRI," ungkap Tomy Tampatty, selaku Kordinator Serikat Bersama PT Garuda Indonesia, saat konferensi Pers di Bandara Hotel kawasan Bandara Internasional Soekarno Hatta, Jumat (28/5/2021).

Opsi yang ditawarkan karyawan internal Garuda Indonesia tersebut secara umum fokus pada penanganan national flight carrier atau maskapai nasional. Seperti slot penerbangan domestik yang lebih memprioritaskan kembai kepada maskapai nasional, dan langkah lain yang ada dalam opsi tersebut.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel