Minta Perlindungan LPSK, Bharada E Ajukan JC Mau Ungkap Semuanya

Merdeka.com - Merdeka.com - Bharada E berencana mengajukan justice collaborator ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Dia ingin membantu penyidik mengungkap peristiwa penembakan Brigadir J.

Bharada E ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan pembunuhan Brigadir J di rumah dinas Irjen Pol Ferdy Sambo awal Juli lalu.

"Dia sudah sampaikan semuanya (fakta yang sebenarnya), dari keterangan sudah jelas semua. Makanya kita mau ajuin justice collaborator. Ini kan salah satu syaratnya bahwa dia (Bharada E) bukan pelaku tunggal," kata Muhammad Boerhanuddin saat dihubungi, Minggu (7/9).

Muhammad Boerhanuddin diberi kuasa untuk mendampingi Bharada E selama menjalani proses hukum. Boerhanuddin meminta Bharada E bersikap kooperatif dan membeberkan sesuai dengan fakta.

"Saya kemarin, diberi kuasa kemudian lanjut mengobrol. Saya kasih syarat jika saya jadi lawyer minta dia ungkap fakta yang sebenarnya. Bharada E sudah ungkap semuanya semalam waktu di BAP. Sebelumnya revisi, jadi malam itu diungkapkan sebenarnya," terang dia.

Boerhanuddin mengatakan, pihaknya sampai saat ini masih memenuhi syarat mengajukan diri menjadi justice collaborator.

Boerhanuddin menyakini, kliennya mampu mempercepat proses penyidikan terkait dugaan pembunuhan Brigadir J.

Selama ini, Bharada E mengaku sebagai pelaku tunggal atau figur yang menembak Brigadir J. Tapi, nyata ada pihak-pihak lain yang terlibat.

"Ini kan pintu masuk di Bharada E. Kalau sudah kebuka semua udah gampang selanjutnya. Tapi pengajuan JC sementara masih berproses. Intinya klien kami minta perlindungan di LPSK," ujar dia. [rnd]