Minta Transparansi ke APIP, Jokowi: Mereka Bantu Pembangunan Bukan Mencari Kesalahan

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Presiden Joko Widodo atau Jokowi membuka Rapat Koordinasi Nasional Pengawasan Intern Pemerintah tahun 2021.

Kepada peserta rapat yang terdiri dari jajaran kementerian, lembaga pemerintah dan pemerintah daerah, Jokowi berpesan bahwa Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) adalah perangkat pendukung kemajuan pembangunan program pemerintah.

"APIP ini untuk membantu tujuan pembangunan, bukan menakuti dan mencari kesalahan. Jadi berikan akses akurat, jangan ada yang ditutupi. Jangan karena kerja lambat lalu verifikasi dari APIP jadi terhambat," pesan Jokowi dalam pidato pembuka rapat Kantor Presiden Jakarta, seperti dikutip dari siaran daring, Kamis (27/5/2021).

Jokowi menjelaskan APIP adalah bagian dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). APIP bertugas untuk mengawasi jalannya kinerja anggaran untuk mendongkrak laju perbaikan ekonomi, khususnya di tahun 2021 melalui rekomendasi.

"Saya tekankan, menteri, kepala lembaga dan kepala daerah untuk tindak serius rekomendasi dari hasil pengawasan BPKP dan APIP tidak berlarut dan membesar jadi masalah," jelas Jokowi.

Jangan Berhenti di Rekomendasi

Jokowi pun berharap, ada komitmen untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi agar perbaikan kinerja tidak mandek. Dia percaya rekomendasi menjadi cara penuntasan masalah sehingga tidak berulang di tahun-tahun selanjutnya.

"Efektifitas pengawasan intern yang berkomitmen, jangan berhenti hanya di rekomendasi, tuntaskan sampai ke akar masalah, sehingga tidak terjadi masalah yang mengulang terus," Jokowi menandasi.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel