Mir Mengaku Terbebani sebagai Pemuncak Klasemen MotoGP

Lewis Duncan
·Bacaan 1 menit

Pembalap Suzuki Ecstar tersebut unggul 14 poin dari rival terdekat, Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT), dengan hanya menyisakan tiga race musim ini.

Upaya Mir untuk mempertahankan posisinya dan merebut gelar juara dunia akan dimulai dalam MotoGP Eropa yang berlangsung di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, hari Minggu ini.

Sang rider bakal start dari grid kelima menyusul hasil yang diraih dalam Q2 pada Sabtu (7/11/2020). Posisi Mir lebih baik dibandingkan beberapa rivalnya.

Quartararo menempati urutan ke-11, Andrea Dovizioso (Ducati Team) di posisi ke-12. Sedangkan Franco Morbidelli (Petronas Yamaha SRT) kesembilan.

Sementara itu, Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha) harus memulai dari pit lane setelah menerima penalti akibat membuka segel mesin keenamnya.

Joan Mir, Team Suzuki MotoGP

Joan Mir, Team Suzuki MotoGP<span class="copyright">Gold and Goose / Motorsport Images</span>
Joan Mir, Team Suzuki MotoGPGold and Goose / Motorsport Images

Gold and Goose / Motorsport Images

Dengan trek yang kemungkinan basah, Mir menilai adaptasi terhadap kondisi adalah poin penting baginya, namun mengakui diperlukan sedikit keberuntungan dengan motor.

"Kondisi ini cukup bagus buat saya karena saya sudah terbiasa dan bisa memacu motor dengan cepat. Namun bukan hanya pembalap, faktor motor juga krusial," ujarnya.

"Anda harus mengatur motor sesuai dengan kondisi dan karakter trek. Ini akan sedikit mirip seperti lotere. Perlu diingat tidak semua pembalap bisa naik podium."

Kendati MotoGP 2020 telah memasuki titik didih, Mir mengaku berusaha tidak tertekan dengan keadaan, termasuk fakta bahwa dirinya belum pernah memenangi balapan musim ini.

"Jika saya mampu meraih gelar itu akan sangat bagus untuk saya, tetapi jika saya gagal, itu juga tidak terlalu buruk bagi saya," Mir menuturkan.