Mirip Aprilia Manganang, Petinju Amerika Berubah dari Wanita Jadi Pria

Luzman Rifqi Karami
·Bacaan 2 menit

VIVA – Dunia olahraga Indonesia tengah dikejutkan dengan perubahan jenis kelamin Aprilia Manganang. Lama dikenal sebagai pemain voli putri, Aprilia akhirnya diketahui sebagai seorang pria.

Dia dinyatakan sebagai seorang pria lewat pernyataan dari Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa. Hal ini baru diketahui usai pemeriksaan medis pada Februari 2021 di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

"Serda Aprilia punya kelainan pada sistem reproduksinya sejak lahir," tutur Andika di Markas Besar TNI AD (Mabesad), Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Selasa 9 Maret 2021.

"Kelainan ini kita ketahui dengan istilah hipospadia," lanjut Andika.

Ternyata, di dunia olahraga, bukan pertama kali ada atlet wanita yang menjadi pria. Hal tersebut pernah dialami petinju Amerika Serikat, Patricio Manuel.

Lahir di Garden, California, Manuel lahir sebagai seorang perempuan. Dulunya, dia bernama Patricia yang dibesarkan oleh ibunya Loretta Butler dan sang nenek.

Seiring waktu, ada sesuatu yang janggal dalam diri Manuel. Dia merasa lebih seperti laki-laki. Ibu dan neneknya menganggapnya sebagai sosok tomboy yang senang membiarkan rambutnya pendek dan menyukai pakaian laki-laki. Bahkan, dia menyukai mainan laki-laki dan mengabaikan mainan anak perempuan.

Dilansir Tiebreaker, Manuel akhirnya memilih karier sebagai petinju. Dia berkembang menjadi petinju amatir di bawah pelatih Roberto Luna. Dia merebut lima kali juara amatir nasional tinju AS sebagai seorang wanita.

Gagal ke Olimpiade hingga Jadi Pria
Pada 2012, Manuel mendapat kesempatan tampil di Olimpiade. Namun, mimpinya buyar karena mengalami cedera bahu hanya beberapa hari jelang kualifikasi.

Manuel harus berhadapan dengan Tiara Brown. Namun, dia harus kalah karena cedera. Ternyata, itu pertarungan terakhirnya sebagai seorang wanita.

Sejak kekalahan itu, Manuel mulai merenung. Dia pun mengubah jati dirinya sebagai seorang pria.

Manuel melakukan beberapa perawatan hormon. Dia pun semakin terlihat sebagai laki-laki dan akhirnya melakukan operasi pada 2014. Patricia mengubah namanya menjadi Patricio Manuel.

"Selalu ada pikiran yang ada di kepala saya seperti apakah saya nyaman dipanggil sebagai wanita terus menerus? Saya tahu bahwa saya harus menjalani hidup saya sebagai pria," ucap Manuel.

Pada debutnya bertinju sebagai pria, Manuel berhasil meraih kemenangan. Hanya saja, setelah itu dia kesulitan untuk konsisten dan mulai mengalami banyak cedera. Namun, hingga sekarang dia terus berusaha menembus tinju profesional.