Miris, Cerita Sedih Mantan Bek Newcastle United : Timnya Kebobolan 128 Gol dalam 13 Laga

Bola.com, Jakarta - Newcastle United sedang menjadi perbincangan publik dunia, terutama para penggemar Liga Inggris. Secara tak terduga, The Magpies justru tampil menawan, dan kini bertengger di posisi ke-3 klasemen sementara Premier League.

Hingga pekan ke-14, armada Eddie Howe mengumpulkan 27 poin atau hanya terpaut tujuh angka dari Arsenal. Nama terakhir berstatus sang penguasa klasemen, berbekal tabungan 34 poin.

Namun, di tengah kabar gembira itu, mencuat kabar tak sedap dari mantan bintangnya, Olivier Bernard. Ia membela Newcastle United selama dua periode, 2000-2005 dan 2006-2007.

Masa Pensiun

Setelah pensiun, mantan bek yang kini berusia 43 itu banting stir jadi pemilik klub. Pada 2013 dia membeli klub non-liga, Durham City AFC. Keputusan Bernard direspons pemain dan fans dengan penuh suka cita.

Terlebih, Bernard kadung berjanji akan habis-habisan demi kemajuan Durham City AFC. "Saya ingin menjadikan Durham sebagai klub terbaik di wilayah ini. Saya ingin meningkatkan profil klub dan mendapatkan hubungan dengan Sunderland, Newcastle dan Middlesbrough," janjinya kala itu.

Ambisi Tinggi

Ia berambisi membawa Durham ke jenjang yang lebih tinggi. "Saya akan melakukan semua yang saya bisa untuk membawa pemain ke Durham dan membantu mengembangkan mereka," kata Bernard kala itu, yang disambut tepuk tangan riuh para hadirin.

Alih-alih merealisasikan janji manis, Bernard malah membuat posisi Durham City AFC tak nyaman. Bernard justru ingin timnya 'cabut' dari semua kompetisi yang mereka ikuti saat ini.

Angka Fantastis

Apa pasal? Bos Bernard uring-uringan karena timnya kebobolan 128 gol dalam 13 pertandingan Wearside League 2022/2023. Walhasil, mereka terbenam di dasar klasemen sementara.

Awalnya, banyak yang tak percaya. Tapi, setelah membaca informasi dari Twitter resmi , Wearside League, fans dan pemain kontan sedih. "Liga hari ini dapat mengonfirmasi telah menerima pengunduran diri Durham City AFC dengan segera. Ini akan dilaporkan ke komite liga dan denda sesuai dengan aturan liga akan dikenakan," tulis Wearside League.

Berpisah Sudah

Selain hengkang dari kompetisi, Bernard juga dikabarkan tak lagi bekerja sama dengan mitranya di klub sejak Desember 2021. Artinya, tak ada lagi selaras sejalan bareng Zenith Sports and Event Management, yang berbasis di Australia.

"Zenith SEM telah memutuskan hubungannya dengan Olivier Bernard, manajemen senior juga telah mengundurkan diri," demikian pernyataan Zenith SEM. Wah, kasihan sekali ya.

MU Susah Kejar Newcastle United?