Miris, Inilah 5 Alasan Dirimu Sering Jatuh Cinta pada Seseorang yang Tak Dapat Dimiliki

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Hal yang paling ditakutkan seseorang dalam menjalani hubungan cinta bahwa perasaannya akan bertepuk sebelah tangan. Hal ini terdengar sederhana, namun memiliki dampak yang sangat besar bagi seseorang. Akan tetapi, bagi sebagian orang ternyata menyakiti diri sendiri menjadi minatnya.

Mengapa begitu? Sebab, seseorang sering kali melukai perasaan mereka sendiri dengan mengejar seseorang yang jelas-jelas tidak memiliki ketertarikan padanya. Ini mungkin terdengar kasar, tetapi kita suka jatuh cinta pada seseorang yang tidak dapat kita miliki.

Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa seseorang sering jatuh cinta pada orang yang tak dapat dimiliki. Penasaran? Lagsung saja simak ulasan berikut ini.

Membuatmu Lebih Mudah Meromantisasi Hal yang Belum Pasti

Saat dirimu bersama seseorang yang memiliki perasaan yang sama denganmu, kamu akan merasa aman dan tak ada yang perlu dikhawatirkan. Namun, berbeda halnya saat dirimu berhadapan dengan seseorang yang masih ‘abu-abu’, bisa saja orang tersebut menyukaimu atau tidak.

Dan hal ini membuatmu lebih bersemangat menggali tentangnya. Sehingga, dirimu akan mudah meromantisasi keadaan, dan menciptakan gagasan indah untuk memiliki hubungan yang ideal bersamanya.

Rasa Suka yang Berlebihan

Patah hati jangan berkali-kali./Copyright shutterstock.com
Patah hati jangan berkali-kali./Copyright shutterstock.com

Secara biologis, kamu terprogram untuk mencari pasangan yang paling cocok untuk tujuanmu dalam jangka panjang, seperti pernikahan dan lainnya. Naluri ini mungkin memanipulasimu pikiranmu, yang akan membuatmu percaya bahwa seseorang yang terlihat menarik, terlihat baik, atau sesuai dengan seleramu akan bisa memenuhi tujuanmu.

Rasa ketertarikanmu pada seseorang akan membuatmu yakin bahwa kamu pasti akan dapat memenangkan hatinya.

Menyukai Tantangan

Entah bagaimana ini bisa terjadi, seseorang cenderung lebih tertarik pada seseorang yang belum tentu memiliki ketertarikan padanya daripada seseorang yang sudah jelas-jelas memiliki perasaan yang pasti.

Ternyata, bagi sebagian orang ternyata mengejar-ngejar orang lain itu adalah hal yang menyenangkan karena ia akan merasa tertantang untuk menaklukannya. Walaupun, seseorang tersebut jelas-jelas menyatakan penolakan, ia akan menikmati bahkan menghabiskan waktunya agar bisa meluluhkan hati seseorang tersebut.

Merasa Memiliki Banyak Peluang

Mencintai dengan lebih hati-hati./Copyright shutterstock.com/g/Chankowet
Mencintai dengan lebih hati-hati./Copyright shutterstock.com/g/Chankowet

Dirimu mungkin bisa saja sudah memiliki seseorang yang pasti dengan perasaannya padamu, namun kamu menolaknya karena berpikir bahwa sesuatu yang sudah nyata di depan mata pasti akan terasa membosankan.

Dalam hal ini, pikiran bawah sadarlah yang akan berperan banyak dalam melihat peluang, melihat yang pasti menjadi tidak pasti dan yang tidak pasti menjadi pasti. Sehingga kamu akan menciptakan puluhan rencana cadangan untuk mendapatkan seseorang yang ‘tidak pasti’ tersebut.

Sindrom Ingin Memiliki Apa yang Dimiliki Orang Lain

Dalam kehidupan sehari-hari, sangat wajar bila seseorang menginginkan sesuatu yang dimiliki oleh orang lain, misalnya dalam hal pencapaian atau karier.

Namun sifat menginginkan sesuatu yang dimiliki orang lain tidak hanya sebatas itu, hal ini juga berlaku dalam pasangan. Ini sering disebut sebagai ‘efek cincin kawin’, bahwa perempuan cenderung lebih menyukai pria yang sudah dipilih perempuan lain.

Daripada mengejar seseorang yang belum pasti, sebaiknya fokus pada sesuatu yang sudah ada di depan mata. Mengejar seseorang yang belum pasti memiliki perasaan yang sama denganmu akan cenderung membawa pada kekecewaan. Dan kekecewaan dari patah hati bukanlah luka ringan yang bisa sembuh dalam sehari atau dua hari. Selamat hari ini, Sahabat Fimela.

#ElevateWomen