Miris, Pelatih Beberkan Kondisi Persib Pasca Gagal Juara Piala Menpora

Pratama Yudha, Dede Idrus (Bandung)
·Bacaan 2 menit

VIVA – Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, membeberkan kondisi pemain setelah turnamen pramusim Piala Menpora rampung. Menurut dia, Dedi Kusnandar cs mengalami kelelahan yang luar biasa.

Hal itu tak lepas dari penampilan skuad Maung Bandung di turnamen pramusim ini. Mereka harus menjalani delapan laga selama satu bulan.

Diketahui, Persib mengawali pertandingan di fase penyisihan Grup D Piala Menpora menghadapi Bali United, 24 Maret 2021. Dan, terakhir melawan Persija Jakarta di partai final, 25 April 2021.

"Tidak banyak yang bisa dilakukan untuk kondisi fisik pemain, kalian harus berpikir seperti ini, kami tidak pernah meminta untuk turnamen ini, kami terpaksa untuk bermain di turnamen dan kami mengorbankan diri kami untuk bermain di turnamen ini dalam hal untuk mendapat izin liga," ujar Robert.

Pelatih berusia 66 tahun ini melihat, persiapan tim menghadapi Piala Menpora memang terbilang mepet. Armada Maung Bandung hanya memiliki waktu persiapan selama empat pekan.

Ditambah lagi dengan kondisi pemain yang sudah lama tidak bertanding karena vakumnya kompetisi. Sehingga, Robert kesulitan untuk mengembalikan fisik pemain ke level yang ideal.

"Jika melihat setelah satu tahun, hanya punya waktu dua pekan untuk melakukan persiapan untuk turnamen ini, dan pemain harus tinggal di ruangan kecil di hotel," tutur pelatih berrpaspor Belanda.

"Mereka tidak bisa melakukan apapun, tidak bisa melakukan recovery karena jarak antar pertandingan sangat padat pemain bukan hanya kelelahan tapi mereka kehabisan tenaga," jelasnya.

Eks juru taktik PSM Makassar itu juga mengakui, ada tekanan untuk menang selama Piala Menpora, terutama ketika berhadapan dengan Persija di babak final. Sehingga, para pemain dituntut untuk tampil semaksimal mungkin demi meraih kemenangan.

"Kami bersama Persija memainkan laga terpanjang di turnamen ini. Bisa dilihat pemain juga jadi dipaksa untuk menang, bukan lagi dipaksa bertanding. Jika hanya dipaksa bermain, masih bisa untuk melakukan rotasi lagi. Tapi ini dipaksa untuk menang dan bisa dilihat pemain kelelahan," terangnya.