Miss Universe Singapura 2020 Meradang Tak Dilibatkan di Final 2021

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Miss Universe Singapura 2020 Bernadette Belle Wu Ong tengah jadi perbincangan hangat di dunia maya. Hal ini bermula ketika perempuan berusia 27 tahun tersebut menuangkan kekecewaannya karena tidak dilibatkan dalam final Miss Universe 2021.

Dalam sebuah unggahan di akun Instagram resmi Miss Universe Singapura, Jumat, 17 September 2021, dibagikan sederet potret tokoh yang didaulat menjadi panel juri. Namun, tak ada potret dan nama Miss Universe Singapura 2020 di dalamnya.

Para juri adalah Miss Universe 2011 Leila Lopes, Runner-Up ke-3 Miss Universe 2011 Shamcey Supsup-Lee, Miss Universe Jepang 2020 Aisha Tochigi, desainer Frederick Lee, dan Direktur Nasional Miss Universe Brazil Winston Ling. Malam final digelar secara daring pada Jumat, 17 September 2021, pukul 9 malam waktu Singapura.

Malam penganugerahan kontes kecantikan umumnya turut mengundang pemenang tahun sebelum untuk memahkotai kontestan yang menang. Sebagai pemegang mahkota Miss Universe 2020, Bernadette tidak dapat menutupi kekesalannya karena tidak dilibatkan dalam final.

Hal tersebut tertuang dalam tanggapannya di kolom komentar unggahan itu. "Organisasi Miss Universe sangat tidak menghargai, menggelar acara tapi tidak mengizinkan saya mewariskan mahkota kepada penerus, di saat saya berkali-kali mencoba menghubungi apakah @msvalerielim butuh bantuan," tulis Bernadette.

Banyak pula yang mempertanyakan mengapa final Miss Universe 2021 tidak mengundang pemenang sebelumnya. Kolom komentar dibanjiri kecaman atas sikap organisasi tersebut.

"Pemegang gelar tidak diundang sama sekali? Perempuan yang telah mewakili negara mereka dan memberikan begitu banyak dampak bagi alam semesta? Para kontestan saat ini harus memikirkan bagaimana organisasi memperlakukan perempuan sebelum melangkah ke tahap akhir," tulis seorang warganet.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Pesan Kekecewaan

Miss Universe Singapura 2020 Bernadette Belle Wu Ong mengungkapkan kekecewaannya ketika tahu ia tak dilibatkan di final Miss Universe Singapura 2021. (Tangkapan Layar Instagram @missuniverse.sg)
Miss Universe Singapura 2020 Bernadette Belle Wu Ong mengungkapkan kekecewaannya ketika tahu ia tak dilibatkan di final Miss Universe Singapura 2021. (Tangkapan Layar Instagram @missuniverse.sg)

Bernadette sempat pula membagikan unggahan di Instagram Story soal potret para juri final Miss Universe 2021 pada saat itu. Unggahan pun membuat heboh dan banyak disebar ulang di dunia maya.

Bernadette turut menandai akun Instagram Direktur Nasional Miss Universe Singapura Valerie Lim dan Miss Universe 2011. "Direktur Nasional Miss Universe Singapura Valerie Lim tidak menjawab saya ketika saya bertanya apakah dia membutuhkan saya untuk final Miss Universe Singapura, dan saya melihat ini?" tulisnya.

"Saya selalu bangga pada Aisha tapi perilaku seperti ini benar-benar tidak menghormati. Saya terkejut," tambah Bernadette.

Aksi di Miss Universe 2020

Miss Universe Singapura, Bernadette Belle Ong, bawa pesan mendalam ke panggung Miss Universe 2020. (dok. Instagram @bernadettebelle/https://www.instagram.com/p/CO1zIBQnlPZ/)
Miss Universe Singapura, Bernadette Belle Ong, bawa pesan mendalam ke panggung Miss Universe 2020. (dok. Instagram @bernadettebelle/https://www.instagram.com/p/CO1zIBQnlPZ/)

Miss Universe 2020 turut menjadi wadah menuangkan protes akan isu sosial dan politik dilakukan para finalis. Beberapa di antara mereka adalah wakil Singapura, Uruguay, dan Myanmar yang menggunakan pusat perhatian untuk mengungkap pesan tertentu.

Selama segmen kostum nasional dari kompetisi tahunan tersebut, ketiga finalis mengungkap pesan yang menyinggung kebencian anti-Asia, diskriminasi terhadap komunitas LGBTQ, dan krisis politik yang sedang berlangsung di Myanmar.

Melansir CNN, Senin, 17 Mei 2021, di salah satu momen paling dramatis dalam kontes tersebut, Miss Universe Singapura, Bernadette Belle Ong, berjalan di atas panggung mengenakan pakaian yang terinspirasi warna bendera nasional Singapura sebelum berbalik mengungkap seruan untuk "Hentikan Kebencian pada Asia."

Infografis DISIPLIN Protokol Kesehatan Harga Mati

Infografis DISIPLIN Protokol Kesehatan Harga Mati (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis DISIPLIN Protokol Kesehatan Harga Mati (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel