Miss V Kendor, Suami Harus Tahu Titik Rangsang

Rochimawati, Diza Liane Sahputri
·Bacaan 1 menit

VIVAMelahirkan secara normal melalui vagina kerap memberi tantangan tersendiri bagi para ibu, apalagi saat momen anak pertama. Selain euforia menanti si buah hati, tak dipungkiri akan timbul kecemasan yang biasanya diakibatkan perubahan bentuk tubuh seperti vagina alias miss V.

Proses melahirkan bayi dari vagina tentu membuat perubahan di area intim tersebut. Pakar dari Divisi Bedah Plastik, Departemen Medik Ilmu Bedah, FKUI-RSCM, Prof. dr. Chaula Luthfia Sukasah, SpB, SpBP-RE (K), mengatakan bahwa perubahan itu tak akan mengubah sesi bercinta selama pasangan memahami cara merangsavg yang tepat.

"Kalau soal seks, saya rasa bukan soal kendor tapi tergantung dari suaminya. Itu bukan poin penting. Asal tahu titik rangsang," ujarnya dalam acara launching virtual Men’s Health and Couple Well-being Clinic, RSCM Kencana, Selasa 27 Oktober 2020.

Baca juga: Hanya 1 Jam yang Menunjukkan Arah Jarum Jam Berbeda, Bisa Temukan?

Prof Chaula menjelaskan bahwa wajar jika vagina tak seelastis saat awal menikah dulu. Terlebih, otot yang kendor biasanya tidak terlalu menghambat kinerja organ intim saat bercinta

"Pasca melahirkan biasanya otot-otot vagina kembali tapi tidak 100 persen," kata dia.

Meski begitu, usia juga menentukan kadar elastisitasnya. Jika usia masih tergolong muda, otot yang kendor tidak terlalu nampak dan mengganggu. Dari segi aestetik, perempuan bisa memilih untuk berkonsultasi pada dokter terkait solusi otot kendor di vaginanya.

"Kalau sudah tua, vagina kendor, mungkin akan sebabkan enggak nyaman. Apalagi saat melahirkan normal pernah ada episiotomi yang mungkin jahitannya memicu jaringan parut," tuturnya.