Misteri Hilangnya KRI Nanggala 402, Sang Monster Laut Andalan TNI

Radhitya Andriansyah
·Bacaan 1 menit

VIVA – Hilangnya kapal selam KRI Nanggala 402 milik TNI Angkatan Laut hingga saat ini masih menjadi misteri. Proses pencarian sudah dilakukan untuk mencari kapal yang berjuluk "Monster Laut", yang pernah membuat ciut nyali musuh saat berada di era keemasannya.

Dirangkum VIVA Militer dari berbagai sumber, kapal selam KRI Nanggala 402 adalah salah satu alat utama sistem persenjataan yang dimiliki oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI), khususnya TNI Angkatan Laut.

Usianya memang sudah lebih dari 40 tahun. Namun demikian, jasa kapal selam KRI Nanggala 402 untuk menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) terlampau banyak.

Kapal selam Nanggala 402 merupakan kapal selam tempur kelas Cakra yang didatangkan oleh Indonesia pada 1981. Dibuat di Howaldtswerke-Deutsche Werft pada 1978, kapal selam KRI Nanggala 402 sangat menakutkan di era kejayaannya.

Tercatat, KRI Nanggala 402 memiliki bobot mencapai 1,4 ton dan mampu melaju dengan kecepatan maksimal 2,5 knot (4,63 kilometer per jam.

Saat usianya memasuki 29 tahun, KRI Nanggala 402 pun dikirim ke perusahaan pembuat kapal Korea Selatan, Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering. Selama 2009 hingga 2012, KRI Nanggala 402 ditingkatkan kemampuannya dengan penambahan teknologi sonar, dan rudal torpedo.

Sejumlah misi pun pernah dijlankan oleh KRI Nanggala 402, termasuk menjadi media latihan tempur TNI Angkatan Laut. Kemampuan KRI Nanggala 402 dalam menghancurkan sasaran, digunakan juga untuk menenggelamkan kapal perang non-aktif KRI Rakata 922 sebagai sasaran tembak.