Misteri Hilangnya Satu Keluarga di California Berujung Tragis

Merdeka.com - Merdeka.com - Pencarian keluarga beranggotakan 4 orang yang hilang sejak Senin lalu di California, Amerika Serikat, berakhir tragis. Seluruh anggota keluarga yang hilang itu ditemukan tewas Rabu lalu di daerah Merced, California.

"Ini mengerikan, sangat tidak masuk akal. Mayat korban-korban ditemukan di lokasi yang sama," jelas Sherif daerah Merced, Vern Warnke, seperti dilansir CNN, Rabu (5/10).

Sebelumnya pihak berwenang mencari keluarga yang hilang itu sejak Senin lalu. Mereka yakin keluarga itu diculik.

Pada Selasa lalu, pihak berwajib mengungkap mereka telah mengantongi nama orang yang diyakini bertanggung jawab atas penculikan keluarga itu. Sebab mereka menemukan rekaman video orang itu memaksa keluarga yang hilang itu untuk masuk ke dalam truk.

Semenjak itu, keluarga beranggotakan Arohi Dheri yang berusia 8 bulan, orang tuanya Jasleen Kaur dan Jasdeep Singh dan Amandeep Singh telah hilang.

"Setiap toko, pompa bensin, semua orang yang memiliki kamera, tolong periksa kameranya… Kami membutuhkan bantuan masyarakat saat ini. Tolong bantu kami agar keluarga saya pulang dengan selamat," ujar saudara salah satu korban, Sukhdeep Singh.

Menurut salah seorang saudara bernama Balvinder, keluarga itu mencintai kedamaian dan memiliki toko kecil serta sudah lama tinggal di wilayah itu.

"Kami sedih sekali. Kami terkejut. Kami sekarat setiap saat tanpa menemukan petunjuk," jelas Balvinder.

Sherif Warnke menjelaskan orang yang mereka tahan pernah dihukum pada 2005 namun diberikan bebas bersyarat pada 2015. Warnke juga mengungkap orang yang ditahannya mengenal semua keluarga yang hilang.

Dalam video yang ditayangkan di konferensi pers, terlihat Jasdeep dan Amandeep Singh datang ke toko milik mereka. Tidak lama, datanglah seorang pria membawa plastik sampah dan menarik benda yang diyakini sebagai senjata api.

Tangan Jasdeep dan Amandeep Singh pun terlihat diikat selagi mereka dibawa masuk ke dalam truk oleh pria bersenjata. Pria itu masuk ke dalam toko dan membawa Jasleen yang sedang menggendong Arohi.

Keluarga itu diculik tapi ponsel mereka ditemukan di jalan oleh seorang peternak.

Sherif Warnke menjelaskan mereka belum menemukan motif di balik penculikan dan pembunuhan itu. Pria berumur 48 tahun yang ditahan pun mencoba untuk bunuh diri. Kini pria itu dirawat di rumah sakit.

“Kita harus menempatkan orang ini pada posisi di mana kita dapat mulai mengajukan pertanyaan dan mudah-mudahan mendapatkan jawaban,” jelas Warnke.

Sherif Warnke menjelaskan jika pihak berwajib telah mencari keluarga itu sejak Senin lalu ketika Patroli Jalan Raya California menanggapi panggilan mengenai mobil terbakar. Polisi pun melacak pemilik kendaraan yang adalah keluarga yang hilang.

Polisi berkali-kali menghubungi Jasleen Kaur, Jasdeep Singh, dan Amandeep Singh namun mereka tidak mendapat jawaban. Kemudian polisi mendapat panggilan mengenai kejadian di toko milik keluarga Singh.

“Selama penyelidikan utama, Detektif memastikan orang-orang itu diculik,” jelas Sherif Warnke.

Menurut kantor polisi wilayah Merced, keluarga itu diculik dari tempat usaha mereka di South Highway 59.

Warnke menjelaskan orang yang menculik keluarga itu ingin menghapus jejak penculikan, yaitu membakar mobil milik Singh. Namun penculik itu tidak sengaja membongkar kedoknya ketika dia menggunakan kartu ATM milik salah satu korban pada Selasa lalu.

“Pihak berwenang sedang bekerja untuk mengkonfirmasi pria yang ditahan adalah tersangka yang sama dengan yang mereka rilis foto Senin lalu,” jelas Alexandra Britton, juru bicara kantor Sherif.

“Penyelidik memperoleh foto kamera pemantau dari orang yang melakukan transaksi bank di mana orang tersebut mirip dengan foto pengawasan dari lokasi penculikan asli,” jelas pernyataan kantor sherif.

Kini pencarian keluarga itu dihentikan setelah seluruh anggota keluarga ditemukan tewas. Pihak berwajib akan melanjutkan penyelidikan atas orang yang mereka tahan karena memiliki keterkaitan dengan kehilangan dan kematian keluarga itu.

Reporter Magang: Theofilus Jose Setiawan [pan]