Misteri Kematian Mantan Bintang Porno dan Binaragawan Cantik

Diza Liane Sahputri, Diza Liane Sahputri
·Bacaan 2 menit

VIVA – Seorang binaragawan internasional Inggris Joanna Thomas ditemukan telah meninggal di rumahnya. Polisi masih mengusut kasus tersebut untuk mengetahui penyebab kematian mantan bintang porno itu.

Dikutip dari laman Daily Star, Joanna Thomas mencapai ketenarannya di Amerika Serikat dan kemudian menjadi terkenal di dunia. Dia ditemukan telah meninggal di rumahnya di Cornwall pada bulan April, tetapi baru pada pekan ini diumumkan kepada publik. Wanita berusia 43 tahun itu meninggal di Trelowarren Street, Camborne, tiga bulan lalu.

Jejak karier Joanna dimulai di Camborne saat menghadiri Camborne Science dan International Academy sebelum pindah ke Fort Lauderdale, Florida untuk mengejar profesinya. Dia adalah wanita termuda yang mendapatkan kartu pro dalam generasi binaraganya di usia 21 tahun

Ia juga mencapai mimpinya menjalani pelatihan di Gym Emas legendaris di Venice, California, dan kariernya terus menanjak selama lebih dari satu dekade.

Pada tahun 2005 Joanna menjadi lebih terkenal ketika ia tampil dalam film dokumenter Channel Five yang disebut Supersize She, sebuah pertunjukan yang menggambarkan pelatihannya sebelum kontes Ms Olympia 2004.

Film dokumenter ini membahas kehidupan Joanna, perasaan orang tuanya terhadap profesi binaraga, diet dan pengorbanan Joanna, tubuhnya dan pekerjaannya di industri video dewasa yang mana masih dapat dilihat secara online.

Tahun lalu, Joanna sempat melakukan penggalangan dana untuk membantunya mengatasi masalah kesehatan terkait profesi binaraga yang dilakukannya. Di halaman penggalangan dana, Joanna juga menyebutkan menderita gangguan kesehatan mental.

Situs web binaraga Digital Muscle pun telah membayar uang duka atas kematian Joanna. Mereka menyatakan rasa kehilangan pada sosok Joanna itu.

"Baru-baru ini, Joanna telah menyatakan mengubah tubuhnya kembali ke bentuk yang wajar setelah bertahun-tahun tidak aktif dan membawa beban binaraga ekstra. Olahraga binaraga benar-benar telah kehilangan salah satu anggota hardcore angkat besi dan dia akan sangat dirindukan. Atas nama Digital Muscle, Mr Olympia Staff, IFBB Pro League dan seluruh komunitas binaraga, kami menyampaikan belasungkawa tulus kami kepada keluarga," tulis situs itu.