Misteri Terjawab, Wanita Itu Istri Jong Un

TEMPO.CO , Pyongyang - Gambar yang diambil pada tanggal 6 Juli 2012 oleh kantor berita resmi Korea Utara, Korean Central News Agency (KNCA) dan dirilis pada 9 Juli membuat heboh media asing. Dalam gambar itu, pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un,  didampingi oleh seorang wanita muda.

Wanita yang sama juga muncul di sisi Jong Un dalam sebuah acara. Teka-teki siapa wanita misterius itu terkuak hari ini, ketika seorang penyiar televisi milik pemerintah menyebut, "Wanita itu dikonfirmasi sebagai istrinya (Jong Un)."

Mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya dari Korea Utara, stasiun YTN mengatakan istri pemimpin berusia  27 tahun ini berasal dari Cheongjin, di  Provinsi Hamgyeong. Dia lulus dari Universitas Kim Il Sung, menikah dengan Jong Un pada tahun 2009 ketika tengah mengejar gelar PhD dan melahirkan seorang anak perempuan pada tahun 2010, kata penyiar itu.

Wanita, yang diidentifikasi hanya dengan nama keluarganya, Hong, muncul sebagai subjek spekulasi dalam beberapa hari terakhir setelah ia muncul di TV pada hari Minggu. Dalam rekaman itu, ia terlihat memakai baju kuning dan mengunjungi taman kanak-kanak di Pyongyang dengan Jong Un. Rekaman itu menunjukkan dua orang ini tertawa satu sama lain dan menyentuh rambut seorang anak bersama-sama.

Itu adalah penampilan ketiganya di televisi pemerintah. Pertama, ia duduk dengan anak termuda Kim Jong-il di sebuah konser pada tanggal 7 Juli. Kemudian, ia tampil bersama Jong Un pada upacara pada tanggal 8 Juli menandai peringatan 18 tahun kematian kakek dan pendiri Korea Utara, Kim Il Sung.

KOREA HERALD | TRIP B

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.