Misteri Wanita di Jambi Tewas dalam Mulut Buaya Tanpa Bekas Gigitan

Raden Jihad Akbar, Syarifuddin Nasution (Jambi)
·Bacaan 2 menit

VIVA – Sugiyanti (41) warga Dusun Keman, Desa Catur Rahayu, Kecamatan Dendang, Kabupaten Tanjabtim Jambi, akhirnya ditemukan tak bernyawa setelah 6 jam dicarai warga karena menghilang. Dia disebut ditemukan dalam mulut buaya.

Informasi dihimpun VIVA, korban ditemukan itu sejauh tiga kilometer dari tempatnya menghilang pada Senin pagi, 25 Januari 2021, sekitar pukul 05.30 WIB. Kala itu dia diketahui sedang ingin buang air besar di sungai kanal.

Kapolres Tanjabtim, AKBP Deden Nurhidayatullah membenarkan peristiwa itu. Namun penyebabnya apa kematiannya masih misteri, meski disebut ditemukan dalam mulut buaya.

Baca juga: Mengenal Ekonomi Sirkular yang Disebut Bisa Tambah PDB RI Rp642 T

"Ya korban sudah ditemukan namun dari hasil visum tidak ada bekas luka gigitan buaya,"ujarnya.

Terpisah Camat Dendang, Amirudin membenarkan korban sudah ditemukan oleh warga dalam kondisi tidak bernyawa di dalam mulut buaya. Pencarian korban dilakukan warga menggunakan perahu menyusuri sungai tersebut.

"Dari hasil keterangan dokter tidak ada bekas luka gigitan buaya namun saya mengetahui dari warga, korban ditemukan dalam mulut buaya,"katanya.

Senada, Kapolsek Dendang, AKP Beny Pane pun menyebutkan, dari hasil visum dokter tidak ada bekas gigitan buaya di tubuh korban. Karena itu polisi masih melakukan penyelidikan.

"Kalau keterangan keluarga, korban mempunyai riwayat penyakit asma dan saat ke sungai kanal kemungkinan terpeleset dan tidak diterkam buaya,"tutupnya.

Diseret buaya

Warga desa Catur Rahayu, Sargawi menceritakan, pencarian Sugianti di dalam sungai sangat dramatis. Karena, selain menggunakan perahu, warga juga menyisir sungai itu dari pinggir dengan berjalan kaki.

"Saat mencari korban, puluhan warga ikut mencari yang dibagi menjadi dua bagian yakni ada jalan kaki dan ada juga yang pakai perahu," jelasnya.

Hingga akhirnya setelah 6 jam menurut Sargawi, warga melihat seekor buaya besar menyeret korban dengan mulut. Warga langsung menyentrum buaya lalu melepaskan Sugianti.

"Korban hilangnya sekitar pukul 05.30 WIB dan ditemukan sekitar pukul 12.30 WIB dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk divisum. Setelah itu langsung dibawa ke rumah duka,"terangnya.

Terkait peristiwa ini, Amirudin mengimbau masyarakat agar selalu waspada dari serangan buaya.