Mitra GoFood Lihat Skema Komisi Baru Tidak Merugikan

Krisna Wicaksono, Misrohatun Hasanah
·Bacaan 1 menit

VIVA – Skema komisi baru yang diterapkan GoFood mendapat beragam tanggapan dari para mitra mereka. Ada yang keberatan, namun tidak sedikit juga yang mengaku tak ada masalah dengan hal tersebut.

Salah satu alasan yang dikemukakan mitra yang umumnya berasal dari pemilik Usaha Mikro, Kecil dan Menengah atau UMKM, yakni bisa mendapatkan subsidi pendanaan untuk promosi.

Pemilik usaha Ayamayaman, Reza Firmanda mengatakan tidak keberatan akan perubahan skema komisi baru GoFood. Menurutnya, penyesuaian komisi ini terbayar oleh manfaat yang lebih banyak.

“Subsidi promo ditambah, ongkos kirim bisa lebih ringan, ditambah banyak diskon-diskon tambahan yang dibiayai oleh GoFood. Ini jadi peluang, untuk bisa bikin penawaran yang jauh lebih menarik ke pelanggan untuk terus tingkatkan transaksi,” ujarnya di Jakarta, Kamis 18 Maret 2021.

Reza menambahkan, adanya pembagian komisi di platform online bukan suatu hal yang baru, dan dianggap hal yang wajar. Yang penting baginya, GoFood tetap menjaga konsistensi seperti yang sudah berjalan selama ini, sehingga para mitra dapat lebih leluasa dalam beradaptasi.

“Salah satunya, kita bisa makin kreatif dengan membuat paket lengkap makanan, minuman, dan snack,” tuturnya.

Pemilik Susu Sedunia Fatmawati, Bagas Ganang punya pandangan yang sama. Menurutnya, sejauh ini ia nyaman bekerja sama dengan GoFood karena aspirasi dari mitra usaha selalu didengar.

“Justru kami terima kasih ke Gojek, di situasi seperti sekarang yang sedang tidak menentu bukan yang terkuat yang menang, melainkan yang pintar beradaptasi dengan keadaan,” ungkapnya.

Menurutnya, komisi yang baru masih dalam batas wajar dan akan tetap menguntungkan merchant. Penyesuaian merupakan praktik yang lumrah, karena semua pihak terlibat sedang terus bertumbuh.

“Sebagai pedagang online, kita harus pintar-pintar memasang harga yang pas untuk konsumen dan rajin menggunakan fitur promosi yang tersedia,” kata Bagas.