Mitra pengemudi mengaku terbantu dengan sosialisasi manajemen Gojek

Sejumlah mitra pengemudi ojek daring mengaku merasa terbantu dengan adanya sosialisasi penyesuaian tarif dari manajemen Gojek seiring adanya kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

"Diskusi hari ini membuat saya paham dan jadi lebih tenang setelah tau Gojek akan terus membantu pengemudi menjaga tingkat order ke depan," kata salah satu mitra pengemudi asal Jakarta Timur, Ulfa dalam keterangan tertulis, Jumat.

Ulfa menuturkan ia bersama rekan-rekan lainnya sempat kurang paham terkait tarif yang mengalami kenaikan di kalangan pengemudi ojek daring sehingga merasa khawatir akan berdampak terhadap turunnya order.

Namun dengan adanya sosialisasi ini, Ulfa merasa terbantu dengan inisiasi Gojek melakukan sosialisasi dengan mitra pengemudi untuk membangun komunikasi dan relasi.

Sama halnya dengan Ulfa, salah satu pengemudi daring dari Jakarta Selatan Heru Dwi Purnomo semakin paham mengenai penggunaan biaya sewa aplikasi usai mengikuti sosialisasi.

"Sangat jelas, kami jadi paham dengan penggunaan biaya sewa aplikasi itu yang sebenarnya buat kita-kita juga. Terutama untuk bikin promo-promo ke customer, supaya order buat kita makin lancar, sampai ke inovasi yang bikin konsumen semakin sering pakai layanan Gojek," tutur Heru.

Menurut Heru, para mitra pengemudi bisa langsung merasakan manfaat program swadaya yang membantu kebutuhan mereka dari informasi yang disampaikan Gojek.

Senior Vice President Corporate Affairs Gojek, Rubi W. Purnomo menyebutkan salah satu poin penting dalam sosialisasi ini adalah pemahaman terkait penggunaan biaya sewa aplikasi dalam menunjang operasional mitra pengemudi.

Mitra pengemudi mendapatkan pemahaman mengenai penggunaan biaya sewa aplikasi dalam membiayai subsidi dan insentif ke pengemudi, promo konsumen, pemeliharaan sistem dan peningkatan inovasi, serta program bantuan untuk mitra pengemudi seperti sembako, voucher belanja kebutuhan sehari-hari, promo perawatan kendaraan, beasiswa anak-anak mitra dan lainnya, kata dia.

Setelah menaikkan tarif layanan GoRide sesuai dengan Keputusan Menteri Perhubungan (KP) Nomor 667/2022 dan kenaikan harga BBM, Gojek juga telah secara proaktif melakukan penyesuaian tarif bagi lima layanan lain di dalam ekosistemnya, yakni GoCar, GoFood, GoSend, GoShop dan GoMart untuk mendorong potensi pendapatan maksimal bagi mitra dan menghadirkan layanan terbaik bagi pelanggan.

Terlebih, Gojek juga terus sosialisasi kenaikan tarif di seluruh kota operasional Gojek dengan mengundang para Pelaksana Kopdar Mitra (PKM) yang merupakan para perwakilan mitra pengemudi itu sendiri.

“Kegiatan sosialisasi di berbagai kota telah dan akan terus dilakukan dengan bertahap secara tatap muka dan juga melalui
sambungan teleconference sejak munculnya rencana kenaikan tarif ojek online yang disampaikan Kementerian Perhubungan di bulan Agustus lalu," ujar Rubi.

Menurut Rubi, sosialisasi ini salah satu upaya Gojek untuk menjangkau lebih banyak lagi mitra pengemudi daring agar lebih memahami informasi penyesuaian tarif.

“Kami harap upaya ini bisa memperluas jangkauan sosialisasi dan ikut membantu mitra pengemudi kami untuk mendapatkan kejelasan informasi terkait kenaikan tarif ini," tambah Rubi.
Baca juga: Gencar sosialisasi kenaikan tarif, Gojek beri dukungan mitra driver
Baca juga: Tarif ojol naik, ini strategi Gojek bantu driver tetap dapat order
Baca juga: Pengemudi ojol harap pendapatan bertambah seiring kenaikan tarif