Mitsubishi Buka Suara soal Xpander Baru

Yunisa Herawati
·Bacaan 2 menit

VIVAMitsubishi Xpander sampai saat ini masih jadi buruan konsumen di Indonesia. Meski masuk dalam kategori multi purpose vehicle atau MPV, namun desainnya disukai karena gagah ala sport utility vehicle.

Mobil berkapasitas tujuh penumpang ini juga masuk dalam program relaksasi pajak barang mewah atau PPnBM, yang berlaku mulai Maret hingga Mei mendatang.

Direktur Penjualan dan Pemasaran MMKSI, Irwan Kuncoro menjelaskan bahwa adanya insentif tersebut memberi dampak yang sangat positif pada angka penjualan Xpander dan Xpander Cross.

“Tahun lalu rata-rata penjualan per bulan 2.100 -2.200 unit per bulan. Saat Maret kemarin diberlakukan PPnBM nol persen, angkanya satu bulan itu 4.500-an unit, hampir dua kali lipat,” ujarnya saat konferensi pers virtual, dikutip VIVA Otomotif Rabu 7 April 2021.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia, Naoya Nakamura mengatakan bahwa tingginya permintaan akan Xpander tidak sebanding dengan proses produksinya yang dilakukan di pabrik PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia di Cikarang, Jawa Barat.

“Pabrik MMKI juga meningkatkan produksinya, tapi tidak sebanding dengan permintaan. Jadi, saya sarankan konsumen untuk tidak menunggu dan terkena inden,” tutur Nakamura.

Sebagai informasi, Mitsubishi dikabarkan berencana menghadirkan Xpander versi canggih yang dibekali dengan teknologi penggerak listrik atau hybrid. Hal itu diungkapkan oleh Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita saat berkunjung ke Jepang belum lama ini.

“Mereka akan mengembangkan dua model baru, yaitu Xpander Hybrid dan model kedua yaitu Xpander PHEV (Plug-In Hybrid Electric Vehicle),” ungkap Menperin.

Saat dikonfirmasi, Nakamura menyatakan bahwa pihaknya berharap mobil baru tersebut bisa diproduksi oleh MMKI di dalam negeri. Hal itu dilakukan bukan demi mengejar keuntungan, namun lebih pada mengatasi masalah lingkungan yang ada saat ini.

“Perubahan iklim adalah hal yang sangat krusial buat generasi masa depan, jadi kami harus membantu menyelesaikan masalah ini. Saya rasa, ini akan jadi produk yang penting buat masyarakat Indonesia,” jelasnya.