MNC Group Garap Tol Ciawi-Sukabumi  

  • Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Tempo
    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    TEMPO.CO, Surakarta - Pembangunan jalan tol yang menghubungkan dua kota terbesar di Indonesia, Jakarta dan Surabaya, berdampak menyusutnya lahan pertanian. …

  • Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNnews.com
    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNNEWS.COM - Sekitar 75 persen dari penduduk Indonesia memenuhi kehidupannya dengan uang kurang dari 4 dollar AS per hari. …

  • Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    Merdeka.com
    Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    MERDEKA.COM. Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) menilai, sejak Presiden SBY mengeluarkan Instruksi Presiden No.15 Tahun 2011 tentang Perlindungan Nelayan, armada perikanan nasional justru bertumpuk di perairan kepulauan. …

TEMPO.CO, Bogor - MNC Group menginvestasikan dana sebesar Rp 7,8 triliun untuk proyek pembangunan jalan Tol Ciawi-Sukabumi. Dalam proyek di bawah bendera PT Trans Jabar Toll ini, perusahaan milik Hary Tanoesoedibjo ini memiliki saham sebanyak 75 persen dan sisanya dikuasai PT Jasa Sarana, badan usaha milik daerah Jawa Barat.

"Kami optimistis bisa menjawab tantangan untuk mempercepat pembangunan yang sudah 15 tahun terkatung-katung ini," kata CEO MNC Group, Hary Tanoesoedibjo, usai penandatanganan kesepakatan bersama untuk mempercepat realisasi pembangunan Jalan Tol Ciawi-Sukabumi di Hotel Santika Bogor, Selasa malam, 5 Februari 2013.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mendukung upaya percepatan pembangunan Tol Bocimi ini. Ia berharap pelaksanaan fisik bisa dimulai pada tahun 2013 ini karena pembebasan tanah sudah mencapai 40 persen. Harapannya, pada tahun 2014, jalan tol tersebut sudah bisa digunakan.

"Tol Bocimi sudah lama ditunggu masyarakat. Ada 9 juta penduduk yang membutuhkan," ujar Aher. "Kemacetan di jalur Sukabumi yang terparah di Jawa Barat. Adanya tol tentu mengatasi masalah itu."

Untuk itu, Gubernur meminta seluruh perangkat desa untuk turut membantu proses pengadaan tanah jalan Tol Ciawi-Sukabumi, di antaranya dengan memberikan sosialisasi kepada masyarakat yang terkena dampak pembangunan jalan tol. "Saya pastikan pemilik lahan akan mendapat ganti untung karena tanahnya dibeli pemerintah," ujar Aher.

Bupati Bogor Rachmat Yasin optimistis jalan Tol Bocimi bisa segera terealisasi dengan masuknya MNC Group dalam proyek tersebut. Selama ini, masyarakat sudah putus asa, karena tidak jelasnya kelanjutan pembangunan jalan tol tersebut. "Sekarang ada kepastian jika proyek segera dibangun. Insya Allah, tahun 2014 tak ada lagi jalur neraka Bocimi," kata Rahmat.

Panjang jalan Tol Ciawi-Sukabumi mencapai 54 kilometer, dimulai dari akses Ciawi Tol Jagorawi hingga Sukaraja Kota Sukabumi. Jalan tol itu dibagi menjadi empat seksi, yaitu Seksi I, Ciawi-Cigombong (15 km), Seksi II Cigombong-Cibadak (12 km), Seksi III Cibadak-Sukabumi Barat (14 km), dan Seksi IV Sukabumi Barat-Sukabumi Timur (13 km). Bentang jalan tol tersebut melewati empat kawasan di Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Sukabumi, dan Kabupaten Sukabumi.

ARIHTA U SURBAKTI

Berita populer lainnya:

Terima Rp 10 Juta, Maharani: Saya Enggak Munafik

Maharani Buka-bukaan Soal Kasus Sapi

Le Meridien Pastikan Maharani Ditangkap di Kamar

Anas Menjawab Desakan Mundur dari Demokrat

Abraham Samad : KPK Tak Gantung Status Anas

Dicegah KPK, Pemenang Putri Solo Melepas Mahkota

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...

Artikel Bisnis Terpopuler