Mobil Baru Honda Laku Keras di Indonesia

Yunisa Herawati
·Bacaan 1 menit

VIVAHonda City Hatchback hadir di Indonesia pada saat yang tepat, di mana pemerintah sedang menggelar program relaksasi pajak barang mewah atau PPnBM untuk kendaraan bermotor.

Meski hanya mendapatkan keringanan pajak selama dua bulan saja, namun waktu tersebut cukup bagi Honda untuk mendulang penjualan.

Terbukti, jumlah pemesanan unit yang mereka terima mencapai ratusan unit dalam waktu singkat. Hal itu diungkapkan langsung oleh Business Innovation and Sales merangkap Marketing Director PT Honda Prospect Motor, Yusak Billy.

“Per kemarin, data yang sudah kami dapat sekitar 800-an unit,” ujarnya saat konferensi pers virtual, dikutip VIVA Otomotif Kamis 8 April 2021.

Billy menjelaskan, cukup tingginya angka pemesanan tersebut merupakan efek dari adanya insentif PPnBM yang berlaku sampai Mei mendatang.

“Ini tantangan buat kami. PPnBM membuat pemesanan sangat tinggi, kami bagaimana bisa memenuhi permintaan konsumen yang sesuai dengan cepat,” tuturnya.

Billy mengaku, kenaikan angka penjualan juga terlihat di model Honda lainnya yang masuk dalam daftar relaksasi, mulai dari Brio RS, BR-V, HR-V 1.5L, hingga Mobilio.

“Penjualan retail di Maret itu 365 persen dibandingkan Februari. Tapi ingat, ada konsumen yang menunda pembelian karena menunggu PPnBM. Jadi, kira-kira peningkatan murni kami itu sekitar 50 persen,” ungkapnya.

Sebagai informasi, City Hatchback hadir di Indonesia menggantikan Honda Jazz. Mobil ini hanya tersedia dalam satu tipe saja, yaitu RS.

Harganya untuk transmisi manual Rp289 juta, dan otomatis Rp299 juta. Angka tersebut sudah termasuk insentif PPnBM, dan berlaku on the road Jakarta.