Mobil Canggih Buatan Indonesia Meluncur Tahun Depan

·Bacaan 1 menit

VIVA – Industri otomotif Indonesia menjadi salah satu yang terbesar di Asia Tenggara, dan kualitasnya sudah diakui oleh dunia internasional. Banyak produk yang dibuat secara lokal, untuk dikapalkan ke berbagai negara maju.

Berubahnya arah tren ke elektrifikasi, membuat beberapa merek yang berkiprah di Tanah Air memutuskan untuk mulai mengembangkan mobil listrik. Salah satunya yakni Hyundai, perusahaan asal Korea Selatan yang saat ini sedang sibuk membangun pabrik di Cikarang, Jawa Barat.

Tak hanya itu, Chief Operating Officer Hyundai Motor Asia Pasifik, Lee Kang-hyun beberapa waktu lalu mengatakan bahwa mereka akan memindahkan markas Hyundai untuk wilayah Asia Pasifik, dari Malaysia ke Indonesia.

“Ada tiga investasi yang disiapkan. Headquarter pindah dari Malaysia ke Indonesia, lalu Hyundai Motor Manufacturing Indonesia, dan Hyundai Motor Indonesia. Jadi, lengkap persiapan untuk masuk ke Indonesia,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Terkait mobil listrik, Lee saat hadir dalam acara webinar yang baru-baru ini digelar di YouTube mengungkapkan bahwa tahun depan pabrik mereka yang ada di Indonesia direncanakan mulai memproduksinya.

“Tahun depan ada rencana mengeluarkan satu mobil listrik, sekitar mungkin bulan Maret. Akan kami hadirkan dalam bentuk CKD (completely knock down),” tuturnya, dikutip VIVA Otomotif Kamis 15 Juli 2021.

Meski baru membuat mobil listrik di tahun depan, namun Lee memastikan bahwa pabrik yang dikabarkan menelan biaya Rp21 triliun tersebut akan mulai beroperasi pada tahun ini.

“Akhir tahun ini akan menghadirkan satu model ICE (internal combustion engine alias mobil bermesin konvensional), lalu tahun depan dua model ICE,” ungkapnya.

Meski Lee belum mau menyebut nama, namun salah satu model yang ramai dibicarakan akan hadir adalah Hyundai Staria yang saat ini sudah resmi dipasarkan di Thailand.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel