Mobil Canggih Ini Batal Diproduksi

Yunisa Herawati
·Bacaan 1 menit

VIVA – Belakangan ini para produsen kendaraan fokus mengembangkan mobil yang mengusung teknologi canggih, termasuk yang menggunakan penggerak listrik.

Salah satunya adalah Suzuki, yang sibuk menguji mobil listrik di India sejak 2018. Basisnya dari Suzuki Wagon R, model yang di Indonesia masuk dalam segmen Low Cost Green Car atau LCGC.

Puluhan unit Wagon R dengan motor listrik dikerahkan ke seluruh penjuru India, untuk mengetahui daya tahan serta efisiensinya. Bahkan, hingga ke wilayah yang suhu udaranya nol derajat. Sayangnya, mereka kemudian mendapat kabar buruk.

Dilansir VIVA Otomotif dari laman Rushlane, Rabu 6 Januari 2021, disebutkan bahwa uji coba berlangsung cukup sukses, dan awalnya unit akan dibuka selubungnya secara perdana pada tahun lalu.

Namun, adanya pandemi membuat perusahaan asal Jepang itu harus menunda acara peluncuran. Kemudian, mereka kembali mendapat informasi kurang sedap.

Dikabarkan bahwa semua rancangan dan data hasil pengujian Suzuki Wagon R EV (Electric Vehicle) harus disimpan ke dalam rak. Alasannya, berkaitan dengan kendala pada komersialisasi produk tersebut.

Sebelumnya, proyek ini sudah ditunda berkali-kali. Namun, kali ini masalah yang muncul membuat proses produksi tidak mungkin dilakukan dalam waktu dekat.

Rupanya, Suzuki India menemukan fakta bahwa banyak dari komponen mobil tersebut yang masih harus diimpor dari negara lainnya. Hal ini membuat ongkos produksi jadi melambung.

Sementara, angka penjualan produk mereka per model hanya ada di kisaran 3-4 ribu unit setiap bulannya. Dengan tingginya biaya pembuatan, Suzuki tidak yakin bisa menjual mobil canggih itu dengan harga yang kompetitif seperti tipe andalan mereka lainnya.

Sebagai informasi, tadinya Suzuki Wagon R EV bakal ditawarkan dengan banderol 1,2 juta Rupee, atau setara Rp228 juta. Angka tersebut terbilang mahal, karena produk terlaris mereka harganya hanya Rp50-100 jutaan.