Mobil Canggih Nissan Jadi Incaran Drifter Kondang

Yunisa Herawati
·Bacaan 1 menit

VIVA – Nissan termasuk produsen otomotif yang turut serta dalam pengembangan kendaraan listrik berbasis baterai di Indonesia. Produk perdana mereka yang sudah dipasarkan, yakni Nissan Kicks.

Kendaraan yang masuk dalam segmen small sport utility vehicle atau SUV ini, langsung ludes dalam waktu lima hari saja. Banderol per unitnya yakni Rp449 juta, dengan status on the road Jakarta.

Meski digerakkan sepenuhnya oleh motor listrik, namun mobil ini tidak memerlukan pengecasan seperti Tesla atau kendaraan setrum lainnya. Sebab, ada mesin tiga silinder 1.200cc yang dipasang di bagian depan.

Fungsi mesin konvensional itu adalah sebagai generator, menghasilkan listrik untuk disimpan di dalam baterai yang nantinya akan digunakan oleh dinamo.

Ada beberapa mode mengemudi yang bisa dipilih, mulai dari berkendara irit hingga kencang. Jika dipasang di mode hemat, maka mobil ini bisa menempuh jarak kurang lebih 600 kilometer dalam kondisi tangki terisi penuh.

Salah satu kecanggihan mobil ini, yaitu fitur one pedal operation yang merupakan bagian dari sistem e-Power. Ketika pedal gas dilepas, maka sistem rem akan bekerja mengurangi laju mobil. Jadi, tidak butuh menginjak pedal rem.

Fitur tersebut ternyata membuat kagum salah seorang pembalap drift yang juga YouTuber kondang, Ziko Hamadi. Pemuda yang aktif di beberapa kejuaraan drift itu mengaku diuntungkan dengan adanya one pedal operation.

“Mobil ini cocok banget buat orang seperti saya yang tinggal di kota besar, yang sering dihadapkan dengan kemacetan. One pedal bikin kaki anti pegel. Tertarik banget, tapi belum dibuka lagi nih pemesanannya,” ujarnya melalui keterangan resmi PT Nissan Motor Distributor Indonesia, dikutip VIVA Otomotif Senin 8 Februari 2021.

Pemilik akun YouTube Garasi Drift itu juga terkesan, dengan kehadiran Intelligent Forward Collision Warning serta Intelligent Emergency Braking. Dua fitur ini membuat sistem Intelligent Cruise Control bisa bekerja secara otomatis melakukan pengereman, jika jarak dengan kendaraan di depan terlalu dekat.