Mobil Formula 1 Alpine telihat menjanjikan bagi Pierre Gasly

Pebalap Prancis Pierre Gasly langsung terkesan dengan mobil Formula 1 Alpine saat menjalankan tugas pertama di tim barunya pada sesi tes ofisial di Yas Marina, Abu Dhabi, Selasa.

Gasly meninggalkan tim AlphaTauri yang telah ia bela selama lima setengah musim untuk bergabung dengan Alpine mengisi bangku yang ditinggalkan Fernando Alonso, yang berlabuh ke Aston Martin.

Di balik kemudi A522 untuk pertama kalinya, Gasly mengungkapkan sejumlah perbedaan yang ia temui dibandingkan dengan mobil AlphaTauri.

Baca juga: Gasly pindah ke Alpine, de Vries bergabung ke AlphaTauri
Baca juga: Suatu kehormatan membalap untuk Aston Martin, kata Alonso

"Adaptasi yang sangat baik dan tentunya ini terasa sangat berbeda saat start, semuanya, posisi duduk, pedal rem, pedal gas, kemudinya, jadi banyak hal yang bisa dipelajari," kata Gasly dikutip laman resmi Formula 1.

"Saya merasakannya sangat baik dan kami berhasil menjalankan seluruh program, jadi sangat senang."

Gasly berbagi tugas dengan tandemnya, Esteban Ocon yang sama-sama dari Prancis untuk menguji kompon baru ban Pirelli untuk digunakan pada 2023 tersebut.

Sesi itu juga menjadi kesempatan bagi Gasly untuk berkenalan dengan para mekanik tim milik pabrikan Renault asal Prancis itu.

Alpine mengakhiri musim 2020 di sebagai konstruktor terbaik keempat di klasemen setelah Red Bull, Ferrari, dan Mercedes.

Sedangkan AlphaTauri berada di peringkat sembilan dari sepuluh kompetitor.

Baca juga: Red Bull Racing diharapkan terus bersinar di Formula 1 musim 2023

"Saya bisa bilang mobil ini terasa sangat baik dan mereka telah menunjukkannya musim ini dan ini sangat menjanjikan," kata Gasly, yang finis peringkat 14 klasemen pebalap, dibandingkan Ocon yang berada di peringkat delapan.

"Sangat senang dengan pekerjaan sejauh ini, kami akan melakukan hal lain dan kemudian setelah musim dingin kami punya banyak waktu untuk bersiap untuk musim depan."

Pada sesi tes selama sembilan jam tersebut, pebalap Ferrari Carlos Sainz mencatatkan waktu tercepat 1:25,245 mengungguli rekan satu timnya, Charles Leclerc dengan selisih 0,1 detik.

Setiap tim menjalankan hanya satu mobil. Sainz meneruskan tugas Leclerc pada siang harinya.

Robert Shwawrtzman menjadi rookie yang ditugasi Ferrari pada sesi tes tersebut dan berhasil mencatatkan waktu tercepat ketiga, 0,017 detik.

Baca juga: Hamilton jaga asa setelah lalui musim tanpa kemenangan
Baca juga: Sebastian Vettel pamitan dari Formula 1