Mobil Ini Bukan untuk yang Suka Coba-coba

·Bacaan 1 menit

VIVA – Ada beberapa orang yang memiliki kebiasaan unik, mereka membeli mobil dalam kondisi baru lalu kemudian dijual kembali, Biasanya kendaraan itu hanya dipakai sebentar, sebelum akhirnya berpindah tangan.

Hal ini juga lazim terjadi pada beberapa model kendaraan, yang kapasitas produksinya terbatas namun jumlah peminatnya sangat banyak. Karena hukum ekonomi itu, alhasil harga jual dalam kondisi bekas pakai lebih mahal dari baru.

Namun, praktik tersebut tidak bisa dilakukan pada mobil Toyota Land Cruiser generasi terbaru yang mengusung kode J300. Sebab, perusahaan dari awal sudah mewanti-wanti sang pembeli.

Dilansir VIVA Otomotif dari laman Gaadiwaadi, Senin 26 Juli 2021, kendaraan yang masuk dalam kategori sport utility vehicle atau SUV itu baru saja diperkenalkan belum lama ini.

Pihak Toyota disebutkan sudah memberi tahu diler-diler mereka, untuk menginformasikan pada calon konsumen bahwa jika mereka membeli Land Cruiser tersebut maka harus dipakai selama 12 bulan, sebelum diperbolehkan untuk dijual kembali.

Pabrikan otomotif asal Jepang itu beralasan, aturan tersebut diterapkan untuk mencegah harga jual mobil bongsor berpenampilan gagah itu di luar kewajaran.

Mereka juga menyatakan, bahwa jika unitnya dijual kembali ke negara yang berbeda maka bisa menimbulkan permasalahan yang berpotensi mengganggu keamanan global.

Sebagai informasi, Land Cruiser J300 dibangun menggunakan platform Toyota New Generation Architecture atau TNGA. Atapnya dibuat tinggi dan rata, sehingga penumpang dengan postur tinggi bisa tetap nyaman selama perjalanan.

Berbeda dengan mobil canggih pada umumnya, Toyota memasang pemindai sidik jari pada tombol starter, sehingga hanya yang berhak saja bisa menghidupkan mesin.

Jantung pacunya mengandalkan enam silinder 3.500cc bensin, dengan kekuatan 409 daya kuda serta torsi 650 Newton meter. Tersedia juga mesin diesel 3.300cc dengan tenaga 304 dk dan torsi 700 Nm.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel