Mobil Keren Nissan Segera Meluncur di Indonesia

·Bacaan 1 menit

VIVANissan memiliki beberapa model mobil, yang jadi legenda di kalangan para pencinta dunia otomotif. Mulai dari 280ZX yang hadir dengan merek Datsun, hingga sedan sport Skyline GT-R yang sering tampil di film garapan Hollywood.

Pabrikan mobil asal Jepang itu juga menjadi salah satu yang pertama mengembangkan dan menjual mobil listrik. Model yang dimaksud adalah Nissan Leaf, yang pertama kali dihadirkan secara global pada 2010.

Mobil yang memakai dinamo sebagai penggerak ini beberapa kali meraih penghargaan, baik di Jepang maupun Eropa. Hingga Maret 2019, total penjualannya sudah mencapai 400 ribu unit. Gelar mobil listrik terlaris sempat diraih hingga akhir 2019, sebelum diambil alih oleh Tesla Model 3.

Menurut riset yang dilakukan Kelley Blue Book, Leaf menjadi mobil listrik yang paling murah untuk dimiliki, dalam hal biaya yang harus dikeluarkan selama lima tahun pemakaian. Gelar itu diraih selama tiga tahun berturut-turut.

Uang yang harus dikeluarkan untuk membeli, mengisi ulang baterai dan membayar biaya perawatan Nissan Leaf selama satu tahun, hanya sebesar US$40 ribu atau setara Rp574 juta. Dalam satu kali cas, mobil ini sanggup menempuh jarak 241 kilometer.

Dilansir VIVA Otomotif dari laman Instagram @nissanid, Senin 26 Juli 2021, Nissan Indonesia dikabarkan sedang bersiap untuk meluncurkan produk tersebut di Tanah Air.

Hal itu terungkap dari siluet foto yang dipajang, di mana tampak bagian belakang dari Nissan Leaf generasi kedua yang memiliki ciri khas pada bagian lampunya.

“Bersiaplah untuk kehadiran produk terbaru Nissan di Indonesia yang akan memberikan rasa baru berkendara ramah lingkungan,” tulis pengelola akun.

Belum diketahui berapa harga dari mobil tersebut, namun di luar negeri Nissan Leaf dipasarkan dengan banderol mulai dari US$32 ribu atau setara Rp463 juta.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel