Mobil Pikap Tabrakan dengan Pemotor di Pinrang, 2 Orang Meninggal Dunia

Merdeka.com - Merdeka.com - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Kabupaten Pinrang dan Maros pada Minggu (8/5). Empat orang meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut.

Kasatlantas Polres Pinrang AKP Nawir Eming mengatakan, kecelakaan itu terjadi di Desa Leppangang, Kecamatan Patampanua Jalan Trans Sulawesi, Kabupaten Pinrang antara mobil pikap dengan pengendara sepeda motor. Akibat kecelakaan tersebut dua pemotor meninggal dunia.

"Korban meninggal atas nama Saenab Ali (23) dan Nurul Inayah (19). Kedua korban adalah warga Desa Batetangnga, Kecamatan Binuang dan berstatus mahasiswa IAIN Parepare," ujar Nawir melalui pesan WhatsApp, Minggu (8/5).

Nawir menjelaskan kronologi kecelakaan tersebut. Menurut dia, saat itu mobil pikap nomor polisi DD 8234 RK dikemudikan Muchtar Alim (33) melaju dari arah Pinrang menuju Polewali Mandar (Polman) Sulawesi Barat (Sulbar) hendak menyalip mobil di depannya. Di saat bersamaan dari arah berlawanan melintas korban Saenab Ali.

"Akibatnya tabrakan tidak bisa terhindarkan. Kedua korban meninggal di tempat, sementara sopir pikap dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lasinrang, Pinrang," tutur dia.

Kecelakaan menyebabkan korban jiwa juga terjadi di Jalan Poros Maros-Pangkep KM 3.400. Kecelakaan saat mobil avanza bertabrakan dengan sebuah truk dan menyebabkan dua orang meninggal dunia.

Kasatlantas Polres Maros, Ajun Komisaris Malik mengatakan kecelakaan tersebut merenggut nyawa sopir Toyota Avanza nopol DP 1959 EH dikemudikan Sulpi (30) dan Nismawati (31). Malik menjelaskan kronologi kecelakaan terjadi saat mobil dikendarai Sulpi melaju dengan kecepatan sedang dari arah Pangkep menuju Maros.

"Secara tiba-tiba mobil truk Hino dikendarai Saripuddin (52) berada di depan melaju dengan kecepatan rendah dan berada pada lajur cepat. Sehingga mobil avanza tidak dapat menguasai kendaraannya dan menabrak truk Hino tersebut," kata dia.

Malik mengaku Sulpi dan Nismawati sempat dilarikan ke RSUD La Palaloi Maros. Tapi, Nismawati meninggal dunia saat perjalanan ke RSUD La Palaloi.

"Sementara Sulpi meninggal dunia di rumah sakit. Selain korban meninggal, ada dua penumpang lainnya yang mengalami luka dan sementara di rawat di Puskesmas Lau, Maros," kata dia. [gil]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel