Mobil Pikap Terbakar di Subang, Empat Warga Indramayu Meninggal Dunia

Merdeka.com - Merdeka.com - Satu unit mobil pikap terbakar di Jembatan Cipunagara, Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Senin (11/7) dini hari. Empat orang meninggal dunia dalam peristiwa itu.

Berdasarkan informasi dihimpun, mobil pikap nahas dikemudikan Billy Marten Maulidan. Kendaraan Daihatsu Grandmax dengan nomor polisi E-8798-PV itu tengah membawa enam penumpang mengarah ke Cirebon.

Warga menyebut pikap itu oleng hingga menabrak median jalan. Mobil pun terbakar.

Masyarakat yang berada di sekitar lokasi langsung melaporkan peristiwa ke polisi dan pemadam kebakaran. Api yang membakar mobil berhasil dipadamkan.

Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan

Kanit Laka Lantas Satlantas Polres Subang Iptu Suharyadi mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan mengenai penyebab kecelakaan hingga mobil terbakar. "Kronologi masih dalam penyelidikan, kita nggak bisa menyimpulkan, lagi dalam penyelidikan," katanya.

"Empat orang meninggal dunia, semua warga Patrol Indramayu," ucap dia lagi.

Dua orang diinformasikan tewas di lokasi kejadian. Dua orang lagi meninggal saat menjalani perawatan di rumah sakit. Sisanya dikabarkan mengalami luka.

Data Korban

Korban meninggal dunia:

1. Billy Marten Maulidan (30) warga Desa Bugel, Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu.

2. Megan Fitri Aprilian (27) warga Desa Bugel, Kecamatan Patrol, Indramayu.

3. Mumtaz Daniel (25) warga Kampung Tiben, Desa Patrol, Kecamatan Patrol, Indramayu.

4. Asep (26) warga Kampung Tiben, Desa Patrol, Kecamatan Patrol, Indramayu.

Sementara penumpang yang mengalami luka ringan yaitu:

1. Apip (25) warga desa Patrol, Kecamatan Patrol, Indramayu.

2. Herlan (27) warga Desa Bugel, Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu.

3. Robi Prima (25) warga Kampung Tiben, Desa Patrol, Kecamatan Patrol, Indramayu. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel