Mobil Sedan Diperlakukan Mirip Pikap untuk Bawa Banyak Barang

Pius Yosep Mali
·Bacaan 2 menit

VIVAMobil sedan biasanya dianggap kendaraan untuk pembeli kategori mapan secara finansial, dan lebih banyak beraktifitas harian di wilayah perkotaan. Pemiliknya biasa mengandalkan jasa supir, ada juga yang menyetir sendiri.

Mobil sedan memiliki ground clerance rendah, dan sehingga nyaman untuk dikemudikan di perkotaan. Meski demikian, daya tampung mobil ini hanya untuk maksimal 5 orang di kabin. Sementara barang bawaan atau keperluan lainnya bisa dimasukin ke bagasi belakang.

Dengan hanya mengandalkan bagasi belakang, tentu saja daya tampung barangnya amat terbatas. Namun, ada saja pemilik mobil sedan yang nekat membawa banyak keperluan, bakan sampai memanfaatkan atap.

Salah satu contoh kelakuan pemakai mobil sedan yang tak biasa itu, ada di video viral yang ditampilkan di youtube. Perlu diingat, cara yang dilakukan pengguna mobil Honda Accord Coupe dalam rekaman gambar itu amat berbahaya.

Melansir dari Carscoops, Senin 25 Januari 2021, biasanya mobil pikap atau van kerap diandalkan untuk membawa banyak muatan. Namun, ada yang nekat memindahkan barang memakai mobil sedan Honda Accord Coupe.

Gambar sedan Honda Accord yang membawa barang sampai atap tersebut, direkam di area parkir di Walmart di Garland, Texas, Amerika Serikat. Selain mengangkut muatan berlebih, kendaraan itu parkir secara ilegal di ruang untuk penyandang disabilitas.

Video memperlihatkan, sedan Honda Accord dipasang atap tambahan dari kayu, yang panjangnya dari bagasi belakang sampai ke kap mesin. Untuk memberi ruang visual bagi pengemudi, atap dari kayu itu diposisikan lebih tinggi di depan mobil.

Atap tambahan itu diikat ke bagian kolong mobil untuk memastikannya kuat menampung segala macam bawaan. Barang-barang yang terlihat ada di atap sedan Honda Accord itu beragam, mulai dari kotak plastik besar, sampai sepeda yang diletakan di bagian belakang.

Tak diketahui secara jelas alasan pemilik sedan itu membawa banyak barang di atap. Pastinya tindakan ini berpotensi mencelakai pengguna jalan lain ketika kendaraan melaju, atau bahkan saat ada benda yang terjatuh.