Mobil Sport Ini Dilelang Seharga Motor Matik Bekas

·Bacaan 1 menit

VIVA – Tidak sedikit orang Indonesia yang bermimpi bisa memiliki mobil sport. Meski performa mesinnya yang besar kurang ideal dipakai di jalanan macet, namun tampilannya yang keren membuatnya jadi pusat perhatian.

Salah satu contohnya, yakni mobil Nissan 300ZX. Kendaraan ini tidak pernah dijual resmi di dalam negeri, namun ada beberapa unit yang dikapalkan dari luar negeri.

Salah satu unitnya saat ini berada di Tempat Penimbunan Pabean di Cilincing, Jakarta Utara dan menjadi barang sitaan negara. Mobil ikonik tersebut akan dilelang oleh Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok Jakarta.

Dilansir VIVA Otomotif dari laman Lelang.go.id, Selasa 24 Agustus 2021, wujud mobil yang kerap disebut dengan nama Nissan Fairlady itu cukup utuh di bagian luarnya. Bodi mobil berwarna abu tampak kusam, namun bisa dipulihkan dengan proses pemolesan.

Demikian pula dengan ban yang tampak kempis, bisa dengan mudah diisi angin atau diganti apabila rusaknya cukup parah. Pihak Bea Cukai melelang mobil tersebut dengan kondisi apa adanya, sehingga pemenang wajib memeriksa terlebih dahulu.

Bagian yang perlu jadi perhatian yakni interior, di mana dasbor dalam kondisi berantakan. Panel instrumen tidak ada, demikian pula dengan penyejuk udara serta sistem audio.

Lelang dibuka dengan harga mulai dari Rp8 jutaan atau setara banderol motor matik bekas, namun tidak disebutkan status dokumen dari mobil kencang tersebut. Jadi, pembeli perlu antisipasi biaya tambahan untuk pengurusan surat-surat apabila hendak dipakai di jalanan.

Sebagai informasi, Nissan 300ZX dengan kode Z32 yang dilelang itu dibekali mesin enam silinder berkapasitas 3.000cc, yang bisa menghasilkan tenaga 222 daya kuda serta torsi 268 Newton meter. Ada juga versi dual turbocharger, dengan kemampuan 300 dk dan torsi 384 Nm.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel