Mobile Legends: Bang Bang rajai industri esports sepanjang 2020

Irwan Suhirwandi
·Bacaan 2 menit

Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) serta liga utama gim tersebut, yakni Mobile Legends Professional League (MPL) berhasil merajai industri esports di Asia Tenggara sepanjang tahun 2020.

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima media di Jakarta, Rabu, selama kurun waktu satu tahun, setidaknya ada 20 pencapaian baru yang diraih Mobile Legends: Bang Bang, termasuk dari Indonesia, Malaysia/Singapura, Myanmar, dan Filipina.

Sejumlah pencapaian yang diraih, antara lain kesuksesan MLBB Campus Championship yang menjadi gelaran yang dinanti para pemain esports di kelas akar rumput pada awal tahun 2020.

Turnamen tersebut sukses menggaet 1.225 tim yang berasal dari 32 kampus di seluruh Indonesia. Impresi dari turnamen ini di platform youtube, facebook, dan instagram pun tembus hampir 100 juta pengikut.

Baca juga: Esports dinilai bisa jadi solusi kegiatan liburan akhir tahun
Baca juga: 16 finalis PMGC berebut hadiah 2 juta dolar AS di Dubai

Pada April, MPL Indonesia Season 5 menjadi turnamen terpopuler versi Esports Charts dengan total penonton terbanyak (pcu) saat siaran langsung, yakni mencapai 1,1 juta.

Memasuki Mei, MLBB menggelar acara 515 e-party yang diikuti lebih dari satu juta pemain serta menarik hampir empat juta online views.

Pada pertengahan tahun, MPL Invitational 4 Nation Cup berhasil merajai tangga Esports Charts mengalahkan turnamen-turnamen esport lainnya.

Selanjutnya pada Oktober, MPL Filipina dan MPL Indonesia berhasil memecahkan rekor pcu untuk season 6. Berturut-turut keduanya meraih 765 ribu dan 2,8 juta pcu versi Esports Charts.

Selain itu, Mobile Legends: Bang Bang juga berhasil mengukuhkan 1 miliar download worldwide di Apps Store dan Google Play.

“Tak dapat dipungkiri 2020 adalah tahun yang penuh tantangan. Fokus kami adalah memberikan hiburan terbaik bagi para fans dan juga menyediakan platform bagi generasi muda sebagai jembatan untuk menggapai mimpi mereka. Terlepas dari itu semua, pencapaian ini bukanlah milik kami, ini milik semua fans MLBB dan juga MPL,” ujar Managing Director Moonton Games Lucas Mao.

Baca juga: Game esports MPL tawarkan konsep baru pada masa pandemi
Baca juga: Bambang Sunarwibowo harapkan PON jadi ajang pemanasan atlet esports
Baca juga: Esports akan perebutkan medali pada Asian Games 2022