Modal Bagus Adrien Van Beveren untuk Reli Dakar 2021

Tri Cahyo Nugroho
·Bacaan 2 menit

Adrien Van Beveren menjadi pereli tercepat di kelas motor pada Reli Baja Hail kedua dengan catatan waktu 5 jam, 19 menit, dan 20 detik. Sebelumnya, Van Beveren juga tidak tertandingi di dua trayek khusus (SS) Baja Hail pertama dengan waktu 5:38:22 jam.

Baja Hail 2020 menjadi ajang kompetitif bagi Van Beveren sebelum turun di Reli Dakar 2021. Karena juga digelar di Arab Saudi, tantangan di Baja Hail akan sangat berguna bagi Van Beveren dalam menentukan set-up untuk Yamaha WR450F Rally di Reli Dakar edisi ke-43 nanti.

Seperti Baja Hail 1, reli kedua Baja Hail juga berlangsung sebanyak dua SS. Namun, jarak lomba Baja Hail 2 dipangkas menjadi 409 km (total jarak 491 km) dibanding 367 km di Baja Hail 1.

Pada lomba SS 1 Baja Hail 2 yang berlangsung sepanjang 242 km yang didominasi medan bukit pasir di Baqaa, Van Beveren mampu memaksimalkan kemampuan navigasinya hingga unggul 31:05 menit atas Anas Al Ruhayany yang finis kedua dengan KTM 450.

Pereli motr dari Monster Energy Yamaha Rally Team, Adrien Van Beveren, saat turun di etape 1 Reli Dakar 2020 lalu dari Jeddah menuju Al Wajh, Arab Saudi, yang berjarak 319 km.

Pereli motr dari Monster Energy Yamaha Rally Team, Adrien Van Beveren, saat turun di etape 1 Reli Dakar 2020 lalu dari Jeddah menuju Al Wajh, Arab Saudi, yang berjarak 319 km. <span class="copyright">Monster Energy Yamaha Rally Team</span>
Pereli motr dari Monster Energy Yamaha Rally Team, Adrien Van Beveren, saat turun di etape 1 Reli Dakar 2020 lalu dari Jeddah menuju Al Wajh, Arab Saudi, yang berjarak 319 km. Monster Energy Yamaha Rally Team

Monster Energy Yamaha Rally Team

Sayangnya, Baja Hail 1 dan 2 ini tidak diikuti para pereli motor dari tim-tim pabrikan top seperti Red Bull KTM Factory Racing maupun juara bertahan Reli Dakar, Ricky Brabec dari tim pabrikan HRC Honda.

Untuk Reli Dakar 2021, Monster Energy Yamaha Rally Official Team akan menurunkan paling tidak lima Yamaha WR450F Rally masing-masing untuk Adrien Van Beveren, Franco Caimi, Andrew Short, Ross Branch, dan Jamie McCanney.

Van Beveren melakukan debut di Reli Dakar pada 2016 bersama Yamalube Yamaha Junior Rally Team dan mampu finis di posisi keenam. Setahun kemudian, pereli kelahiran 4 Februari 1991 itu finis P4 di Reli Dakar bersama Yamalube Yamaha Official Rally Team.

Pada Reli Dakar 2018, Adrien Van Beveren sempat memimpin selama lima hari lomba (dengan satu kemenangan etape) hingga kecelakaan menjelang finis etape 10 membuatnya mundur dari lomba.

Adapun di Reli Dakar 2019, masalah teknis kecil memaksa Adrien Van Beveren mundur dari lomba akibat kecelakaan saat memimpin di etape 9. Pada Reli Dakar 2020 lalu, Adrien Van Beveren mengalami patah tulang selangka (collarbone) pada hari ketiga lomba.