Model Baru Honda CRF250L dan CRF250L Rally Berubah Signifikan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Honda resmi menghadirkan model baru dari motor petualannya, CRF250L dan CRF250L Rally di Jepang. Dua model asal Negeri Matahari Terbit ini, mengalami ubahan yang cukup radikal, mulai dari sektor mesin dan juga bobot

Melansir Paultan, untuk model2021, mesin satu silinder DOHC berkapasitas 249cc mendapatkan revisi di bagian camshaft intake, filter udara, knalpot, serta timing pengapian.

Namun tenaga yang dihasilkan tetap sama, yaitu 24 PS pada 9.000 rpm dan torsi 23 Nm pada 6.500 rpm.

Selain itu, girboks enam percepatan juga diperbaharui, dengan rasio yang lebih pendek melalui gigi satu hingga lima sementara gigi keenam sekarang lebih tingg.

Kopling juga mendapatkan ubahan, mengurangi tenaga tuas kopling hingga 20 persen dan mengurangi lompatan roda belakang saat menurunkan gigi dengan cepat.

Tidak hanya sektor jantung penggerak, rangka motor ini juga baru dengan menyeimbangkan kekuatan dan mengurangi bobot.

Honda CRF250L mendapatkan pengurangan berat 4 kg dari 144 kg kini menjadi 140 kg. Sedangkan CRF250LRally, turun 5 kg dari 157 kg menjadi 152 kg.

Panel instrumen masih menggunakan unit LCD,tapi kini berbentuk persegi panjang dengan angka yang lebih besar dengan tambahan indikator posisi gigi dan pengukur bahan bakar.

Bagian sampingnya, terdapat tombol untuk mematikan ABS saat pengendara akan melakukan offroad.

Ancam CRF, Honda Komentari Kehadiran Motor Trail Yamaha

Yamaha Indonesia akhirnya meramaikan pasar motor trail 150cc lewat produk andalannya, Yamaha WR 155R. Kehadirannya diperkirakan akan mengusik pemain besar yang sudah lebih dulu eksis, seperti Kawasaki KLX 150 dan Honda CRF 150.

Praktis kini ada tiga pabrikan Jepang yang bermain di segmen hobi, khususnya motor penggaruk tanah. Baik Kawasaki maupun Honda tidak bisa mengganggap enteng kehadiran Yamaha WR 155R lantaran pabrikan garpu tala ini punya basis loyalis yang cukup besar di Tanah Air, meski dari faktor harga di atas CRF dan KLX.

Sebagai rival berat hampir di semua segmen roda dua, Honda mengganggap kemunculan WR 155 menjadikan pasar trail di Indonesia kian tumbuh. Lantas apakah Yamaha WR 155 menjadi ancaman serius bagi CRF150?

"Kalau sebagai konsumen pastinya happy, karena banyak pilihan di segmen tersebut. Kalau dari sisi kami sebagai APM (Agen Pemegang Merek), harapannya segmen ini bisa terus tumbuh," kata Thomas Wijaya, Direktur Pemasaran PT Astra Honda Motor.

Segmen trail memang tidak terlalu gemuk dibandingkan sport 150cc. Namun WR 155R dapat menjadi alternatif pilihan konsumen yang bosan dengan KLX 150 dan CRF150.

Perbandingan Harga

Dalam setahun Honda CRF150 terjual dalam kisaran 60.000 sampai 72.000 unit. ?Saat ini market kami (CRF150) kurang lebih 5.000-6.000 unit perbulan. Kalau merek lain kami kurang tahu,? katanya.

Baik CRF150 maupun KLX150 punya selisih harga sekitar dua jutaan dengan WR 155.

Honda CRF150 dibanderol Rp 34.120.00, sementara Yamaha WR 155 dijual Rp 36,9 juta, sedangkan Kawasaki KLX 150 standar Rp 29 juta, KLX BF Rp 32 juta dan BF SE Rp 34 juta.

Sumber: Otosia.com

Infografis Menyulap Wisma Atlet Jadi RS Darurat Corona

Infografis Menyulap Wisma Atlet Jadi RS Darurat Corona. (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis Menyulap Wisma Atlet Jadi RS Darurat Corona. (Liputan6.com/Trieyasni)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: