Model Ini Bisa Bikin Bisnis Anda Tetap Fleksibel Ikuti Perkembangan Zaman

Merdeka.com - Merdeka.com - Orang-orang yang memasuki dunia kerja saat ini melakukan berbagai hal secara berbeda daripada generasi pekerja sebelumnya. Generasi yang lebih baru, umumnya menginginkan lebih banyak kebebasan dan independensi meskipun hanya sebatas seorang karyawan.

Namun, kenyataannya hingga saat ini, birokrasi tradisional masih melekat di banyak perusahaan. Sehingga saat menyusun organisasi perusahaan, sangat penting menetapkan struktur dari awal agar struktur yang dibuat nantinya mampu mengeluarkan potensi penuh setiap individu dan mendorong pertumbuhan perusahaan, contohnya dengan menerapkan struktur model adhokrasi.

Model ini berbeda dengan model bisnis tradisional dan birokrasi modern, adhokrasi adalah struktur organisasi yang fleksibel dan mudah beradaptasi pada kelompok-kelompok yang terbentuk dengan tujuan tertentu tersebut. Kelompok kerja dalam model adhokrasi, dipercaya dapat menjadi pemecahan masalah dan menciptakan lingkungan bisnis yang lebih kondusif untuk penerapan inovasi.

Dalam model ini, unit bisnis terbentuk tanpa berpatokan pada hirarki dan berjalan secara independen tetapi tetap harmonis dalam upaya mencapai target ataupun pemenuhan keinginan klien.

Model adhokrasi, menekankan jiwa kepemimpinan setiap anggota dan mendorong lebih banyak orang di berbagai tingkatan di seluruh perusahaan untuk berani menampilkan kemampuan terbaiknya. Sehingga, tim dapat segera mengidentifikasi masalah untuk dipecahkan dan mengambil tindakan dengan cepat dalam mencapai efisiensi yang lebih banyak dan lebih besar.

Setiap unit bisnis dalam model ini, memiliki otonomi untuk merancang apa yang mereka pimpin dan bagaimana mereka ingin menjalaninya. Namun tetap dalam jalur sesuai dengan kebutuhan dan target pertumbuhan perusahaan yang lebih besar.

Dengan model ini, pekerja dapat menerima kesan positif pada perusahaan tempatnya bekerja sehingga menciptakan rasa kepemilikan yang lebih besar dan persahabatan yang erat serta memunculkan persaingan yang sehat.

Model ini memungkinkan setiap orang untuk maju, menjadi pemimpin, dan mendorong pertumbuhan unit dan perusahaan mereka. Orang dapat memperluas pengalaman mereka dalam satu perusahaan dan membuat mereka lebih cenderung bertahan daripada mencari peluang lain di tempat lain.

Meskipun begitu sebagai pendiri bisnis, Anda harus memiliki 4 syarat berikut agar model adhokrasi dapat diterapkan dengan baik.

1. Memiliki semangat perubahan

Untuk mendorong perubahan pola pikir di seluruh perusahaan dalam penerapan model ini dengan maksimal. Maka diperlukan sekelompok orang yang memiliki kepercayaan yang kuat untuk melakukan perubahan radikal pada struktur organisasi. Itu tidak bisa dicapai oleh tim saja tapi juga seluruh pihak di perusahaan bahkan hingga ke klien agar birokrasi lama benar-benar berakhir.

2. Menemukan orang yang tepat

Di dalam organisasi perusahaan, sangat penting untuk menemukan orang yang tepat untuk mengisi setiap posisi khususnya dalam peran strategis. Untuk menghindari ketidak cocokan implementasi model ini, maka sumber daya yang tepat sangat menentukan.

3. Butuh fleksibilitas

Perubahan, penggabungan, pergeseran hingga perluasan dan eksplorasi industri baru, bukan hal yang aneh dalam bisnis. Sehingga, fleksibilitas pada semua pihak dibutuhkan agar tim dapat berkembang sesuai skala yang dibutuhkan terutama dalam mengerjakan proyek apa pun.

4. Mewaspadai ancaman silo

Silo dapat terjadi ketika sebuah tim bekerja berdasarkan pada kekuasaan dan status yang terbentuk dalam kelompok. Silo umumnya menyebabkan, para anggota tim cenderung enggan berbagi sumber daya dan ide pada tim lain.

Padahal, berbagi masalah atau suatu informasi tertentu mungkin saja berkaitan dan penting bagi tim lainnya. Dengan adanya silo kolaborasi dan kerjasama antar tim akan menjadi terbatas.

Ini bisa menyebabkan para pekerja mengalami stagnasi dan bisa merugikan perusahaan secara keseluruhan karena silo mengurangi produktifitas dan efektifitas bisnis.

Reporter Magang: Hana Tiara Hanifah [azz]