Modest Fashion Redup Akibat Pandemi, Desainer Diajak Paham Berbisnis

Lutfi Dwi Puji Astuti, Diza Liane Sahputri
·Bacaan 1 menit

VIVAModest fashion sudah menjadi tren sejak beberapa tahun terakhir, baik itu secara global maupun lokal. Karya-karya desainer Tanah Air dengan rancangan busana modest yang berbeda setiap tahunnya, kerap mencuri perhatian.

Sayangnya, pandemi yang tengah melanda sejak setahun belakangan, membuat industri fesyen ikut goyah. Menurut Founder dan CEO Elcorps, Elidawati Ali Oemar, pagelaran busana yang biasanya menjadi ajang paling ditunggu, kini tak bisa lagi dilakukan secara normal.

"Kami merasakan dampak luar biasa dari pandemi. Tapi, sekarang sudah memasuki tahap (adaptasi) relaksasi," tuturnya dalam acara Modest Fashion Founders Fund (MFFFUND) 2021, baru-baru ini.

Hal itu, kata Elidawati, tentu berdampak pada bisnis yang dirintis oleh para pelaku usaha di bidang fesyen. Apalagi, bagi pebisnis yang baru mulai mencoba melebarkan usahanya di tengah pandemi.

"Untuk yang sudah cukup besar, pebisnis kalangan menengah dan skala produksinya besar, berjuang saat pandemi itu tidak mudah," tuturnya lagi.

Untuk itu, ajang MFFFUND 2021 yang kembali digelar secara virtual, dianggap dapat mempermudah para desainer serta pelaku usaha untuk kembali berkarya dan memasarkan rancangannya. MFFFUND 2021 sendiri merupakan salah satu kegiatan untuk pengusaha yang terpilih agar nantinya diberikan pembelajaran mengenai cara berbisnis di bidang modest fashion.

"Kami melihat literasi keuangan merupakan ilmu penting untuk pelaku usaha. Banyak yang belum terlalu paham mengatur keuangan perusahaan. Selain itu, akan ada juga mentoring seputar branding dan lain-lain," ujar Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf/Baparekraf RI, Hanifah Makarim, dalam acara yang sama.