Modifikasi Tangki untuk Timbun BBM, Mobil Jazz Terbakar di SPBU Aceh Besar

Merdeka.com - Merdeka.com - Satu mobil Jazz yang dikemudikan Mukhlis Alfaidy (31) warga Karieng, Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie, terbakar saat mengisi BBM di SPBU Cot Iri, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Senin (25/4) malam. Pengemudi itu disebut hendak menimbun BBM subsidi jenis pertalite ke dalam tangki mobil yang sudah dimodifikasi.

Kasatreskrim Polresta Banda Aceh Kompol M Ryan Citra Yudha mengatakan kejadian tersebut terjadi sekitar jam 22.05 WIB. Pengemudi mobil mengalami luka bakar di bagian tangan dan kaki kirinya.

"Tiba-tiba saat BBM diisikan oleh petugas SPBU, terjadi ledakan dari dalam mobil dan langsung mengeluarkan api," katanya, Selasa (26/4).

Polisi melakukan penyelidikan terhadap kebakaran mobil Honda Jazz tersebut, dan didapati bahwa mobil yang terbakar tersebut sudah dimodifikasi tangki BBM-nya.

Berdasarkan keterangan pengendara mobil, Mukhlis Alfaidy, saat dia sedang mengisi BBM jenis pertalite di SPBU ke dalam tangki tambahan, sekitar lima menit berjalan tiba-tiba muncul api dari tempat tangki tersebut, lalu dibarengi ledakan. Dia melompat keluar melalui pintu sebelah kiri.

"Kemudian pihak SPBU memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) sampai akhirnya api padam,"* tutur Ryan.

Setelah itu, Mukhlis beserta barang bukti dan petugas dari pihak SPBU yang bertugas pada saat kejadian diamankan ke Polresta Banda Aceh guna dimintai keterangan lebih lanjut.

Ryan menyebut, Mukhlis membeli BBM jenis Pertalite dalam jumlah besar untuk dijual kembali ke kios dengan maksud mengambil keuntungan dari penjualan itu.

Dia membeli BBM pertalite dari SPBU seharga Rp7.650 per liter dan dijual ke kios seharga Rp8.500 per liter.

Penyebab terjadinya kebakaran, ungkap Kompol Ryan Citra Yudha, diduga pemilik mobil sengaja melakukan pengisian minyak bersubsidi dengan mengunakan tangki yang telah dimodifikasi sebesar 120 liter.

Di dalam mobil juga temukan jerigen penampungan minyak dengan kapasitas 33 liter sebanyak 6 buah, uang tunai sebesar Rp1,3 juta dan BBM jenis pertalite sekitar 70 liter. [ray]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel