Modus Baru Perdagangan Bayi di Cina  

TEMPO.CO, Shaanxi – Kasus perdagangan bayi memiliki modus baru yang dilakoni dokter si bayi. Peristiwa ini terjadi pada Dong Wan, ibu berusia 31 tahun asal Shaamxi, Cina, yang dibohongi oleh dokter kandungan yang menangani kelahiran bayinya.

»Zhang Lin (dokter itu) menjual bayi yang ditanganinya dengan mengaku bahwa bayi tersebut menderita masalah kesehatan yang parah dan tidak akan bisa diselamatkan,” tulis Daily Mail, Senin, 5 Agustus 2013.

Dengan alibi tersebut, Zhang Lin meminta Dong Wan menandatangani dokumen yang berisi perizinan membawa si bayi ke rumah sakit. Alih-alih dibawa ke rumah sakit, si bayi justru dijual dengan harga sekitar Rp 47 juta.

Karena curiga, Dong akhirnya melapor ke polisi. Setelah dilacak, bayi laki-laki itu akhirnya dapat ditemukan di Henan, yang terletak bermil-mil jauhnya dari Shaanxi. Polisi pun telah menahan Zhang Lin atas tuduhan perdagangan bayi.

Kasus ini bukanlah kasus yang pertama terjadi di Cina. Perdagangan manusia banyak terjadi di negara ini. Bahkan, saat menangani kasus Dong Wan, polisi juga tengah menyelidiki tujuh kasus serupa lainnya.

DAILY MAIL | ANINGTIAS JATMIKA

Terpopuler:

Vanny Rossyane: Saya Pernah Aborsi Anak Freddy

Misteri Simbol Bintang di Google Maps Terpecahkan

Alasan Golkar Memburu Jokowi Jadi Cawapres

Pelaku Bom Vihara, Kurus, Putih, dan Berkacamata

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.