Modus Dapat Wangsit, Seorang Pria di Garut Cabuli Dua Kakek

Merdeka.com - Merdeka.com - PUR (43), laki-laki di Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat ditangkap polisi. Ia diduga telah melakukan perbuatan cabul terhadap dua orang kakek renta yang merupakan jemaah pengajiannya sendiri. Kapolres Garut, AKBP Wirdhanto Hadicaksono menjelaskan bahwa penangkapan PUR berawal dari laporan warga atas aksi pencabulan yang dilakukan.

"Setelah menerima laporan, kami langsung melakukan penyelidikan, penyidikan, dan mengumpulkan alat bukti kejahatan PUR," kata Wirdhanto, Sabtu (21/5).

Dalam laporan tersebut, diungkapkan Wirdhanto, setidaknya ada dua orang kakek tua yang menjadi korban pencabulan PUR. Kedua kakek yang menjadi korban diketahui berusia 70 dan 79 tahun.

"Untuk terlapor berinisial PUR usia 43 tahun. Profesinya adalah seorang guru ngaji. Dia cukup terkenal di wilayah tersebut karena memang guru ngaji anak-anak di desanya dan juga guru ngaji warga, termasuk dua orang yang menjadi korban," ungkap Wirdhanto.

Saat ini, dijelaskan Wirdhanto, pelaku PUR sudah diamankan oleh pihaknya. Kepada polisi, PUR mengakui perbuatannya terhadap dua orang kakek dalam rentang waktu bulan Maret hingga Mei 2021.

Modus operandi yang dilakukan PUR, adalah dengan mengaku mendapatkan wangsit. "Jadi begitu bertemu dengan korban, pelaku mengaku mendapat wangsit harus mencabuli korban. Lalu korban didorong sampai jatuh karena kondisi sudah renta, lalu kemudian mencabuli korban," jelasnya.

Dari dua korban itu, diketahui salah satunya sempat dicabuli pelaku dua kali di dua tempat berbeda. Atas perbuatan pelaku, PUR terancam hukuman 7 tahun penjara karena disangkakan pasal 290 KUHP. [cob]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel