Modus Nge-prank, Pasutri di Bali Pernah Layani Threesome dengan Driver Ojol

Merdeka.com - Merdeka.com - Pasangan suami istri atau pasutri menjadi tersangka dalam kasus video porno. Berdasarkan hasil pemeriksaan polisi, keduanya pernah melakukan adegan threesome dengan seorang bule yang belum diketahui identitasnya dan dengan seorang driver ojek online (Ojol).

"Ada bule, ada ojol ada. Kalau bulenya belum kita ketahui (identitasnya) dan kenalnya di media sosial (twitter)," kata Kanit ll Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Bali, Kompol Tri Joko W saat dihubungi, Jumat (12/8).

Sementara, untuk adegan threesome dengan driver ojol itu dalam tayangannya seperti nge-prank si driver ojol. Pasutri itu, awalnya pesan makanan kepada si ojol lalu saat ojol tiba masuk ke kamarnya dan si istri sudah berpakaian seksi dan akhirnya bersetubuh dengan si driver ojol dan divideokan oleh suaminya.

"Itu nge-prank ojol. Dia di vila dan pesan makanan terus begitu ojol-nya masuk (kamar) istrinya sudah dipasang pakian seksi dan main lalu divideokan. Kepuasannya, dia (suaminya) melihat istrinya bersetubuh dengan laki-laki lain," imbuhnya.

Dia juga menyebutkan, bahwa pasutri tersebut sudah membuat sekitar 50 video porno. Namun polisi hingga saat ini masih mengembangkan para pemain threesome di video itu. Karena para pemain threesome itu melakukan secara sukarela tanpa dibayar dan kenalnya di media sosial twitter.

"Pelaku ini dapat pendapatannya lewat twitter saja. Dan (pelaku threesome) pastinya mau dikembangkan dan lain-lain," ujarnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Pasutri berinisial GGG (33) dan istrinya Kadek DKS (30) membuat puluhan video porno dan dijual di dalam grup Telegram yang beranggotakan ratusan orang dari berbagai daerah.

"Puluhan video porno itu, dibuat dan diperankan oleh pelaku bersama istrinya," kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, saat konferensi pers di Kantor Ditreskrimsus Polda Bali, Rabu (10/8). [cob]