Modus Perbaikan Nilai, Guru Olahraga di Tanjung Balai Perkosa Murid

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang guru sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Tanjung Balai bernama Rey (36) ditangkap polisi lantaran tega memerkosa muridnya yang berusia 14 tahun. Modus perbaikan nilai digunakan guru yang berstatus sebagai aparatur sipil negara (ASN) itu untuk melancarkan aksi bejatnya. Kapolres Tanjung Balai AKBP Ahmad Yusuf mengatakan, pelaku telah ditangkap.

"Seorang guru ASN yang tega melakukan persetubuhan dengan korbannya sebanyak enam kali sepanjang Oktober 2022," kata Yusuf, Kamis (10/11).

Yusuf menjelaskan, dalam melancarkan aksinya guru olahraga itu memanggil korban ke rumahnya dengan alasan harus mengikuti pelajaran tambahan.

"Korban tersebut adalah muridnya sendiri dengan modus untuk perbaikan nilai. Korban di bawah ancaman tersangka," jelasnya.

Setelah memerkosa korbannya, pelaku mengancam agar tidak memberitahukan perbuatannya kepada orang lain. Alhasil, tersangka berhasil memerkosa berulang kali.

"Aksi ini terbongkar usai ibu korban membaca ancaman pelaku di WhatsApp anaknya. Sang ibu lalu melaporkan kejadian ini pihak yang berwajib. Petugas lalu bergegas menangkap pelaku," ungkap Yusuf.

Atas perbuatannya pelaku dijerat Pasal 81 Ayat (2) subsider Pasal 82 Ayat (1) UU RI No 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU RI No 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU RI No 23 tahun 2022 tentang Perlindungan Anak.

"Sejumlah barang bukti turut diamankan. Mulai dari satu set baju milik korban. Polisi juga menyita satu unit ponsel," pungkas Yusuf. [cob]