Modus Resi MBanking Palsu, Wanita di Samarinda Tipu 15 Penjual Emas Rp39Juta

Merdeka.com - Merdeka.com - PS (28), wanita muda warga Jalan Ir Juanda Samarinda, Kalimantan Timur, dibekuk polisi. Kasusnya penipuan penjual emas bermodus resi bayar palsu. Kerugian sementara 5 penjual emas Rp 39 juta dari 15 penjual emas korban penipuan PS.

Penangkapan PS dilakukan tim Reskrim Polsek Samarinda Kota, Kamis (8/5) lalu di Samarinda, usai menerima laporan korban penipuan penjual emas.

Dari penyelidikan polisi, modus operandi PS melakukan penipuan dengan cara transaksi bayar online palsu, di mana dia seolah-olah telah melakukan transaksi pembayaran kepada penjual emas melalui transfer.

"Tapi bukti struk atau resi yang dia kasih kepada para korban (penjual emas) adalah hasil editan dia saat transaksi," kata Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli di kantornya Jalan Slamet Riyadi, Jumat (13/5).

Sejatinya pelaku PS sendiri justru tidak memiliki rekening bank, apalagi aplikasi mobile banking. Namun demikian bujuk rayunya berhasil memperdaya penjual emas. Sementara kerugian dari 5 penjual emas di wilayah hukum Polsek Samarinda Kota Rp 39 juta.

"Ada juga TKP lainnya, total ada 15 TKP. Kita amankan sisa hasil penipuan seperti emas, HP, uang hasil penjualan emas. Uang hasil penjualan emas digunakan untuk kehidupan sehari-hari dan judi online," tambah Ary.

PS sendiri lanjut Ary, dua bulan ini berkeliling dari toko ke toko penjualan emas mulai dari kawasan Loa Janan, Sungai Pinang dan Samarinda Kota.

"Sementara ini, dia beraksi seorang diri. Jadi resi bayar online itu hasil editan di HP-nya, karena file resi bayar itu sudah ada di HP dan dia punya aplikasi untuk mengedit resi dengan memasukkan nomor rekening tujuan dan nominal bayar," ungkap Ary.

"Jadi dia ini datang ke toko (penjualan emas) untuk transaksi. Mengajak ngobrol sambil memilih barang (emas). Dia (pelaku Puji) bilang nanti saya bayar online, minta nomor rekening sambil mengedit. Editan selesai kemudian resi ditunjukkan, barang (emas) diambil pelaku," jelas Ary.

Ary juga menyampaikan kepolisian juga menyelidiki dugaan penadahan toko emas yang jadi sasaran penjualan emas yang dilakukan PS, yang kini ditetapkan tersangka dengan jeratan pasal 378 KUHP tentang penipuan.

"Tersangka mengedit resi palsu menggunakan aplikasi di HP dan belajar dari youtube," pungkas Ary.

PS yang dihadirkan saat konferensi pers berbaju tahanan, bercelana jins 3/4 dan bersepatu high heels mengaku perbuatannya dan belajar dari youtube. Bahkan di hadapan wartawan, dia memeragakan proses edit dari ponsel hanya kurang dari semenit.

"Belajarnya dua minggu, iya (langsung bisa). Pakai aplikasi Pic Color, belajarnya dari youtube," kata PS menjawab wartawan. [ded]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel