Moeldoko Akui Sumbatan Komunikasi Jadi Persoalan Masyarakat Selama Ini

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Pemerintah diminta untuk selalu mengevaluasi dan meningkatkan pelayanan ke publik. Selama ini, persoalan yang kerap dihadapi masyarakat terkait aduan yang masih sering tertahan dan belum banyak didengar.

"Menurut saya, persoalan yang dihadapi masyarakat selama ini adalah persoalan sumbatan komunikasi. Itu yang harus direspon dengan baik," tegas Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko dalam acara penandatanganan nota kesepahaman SP4N LAPOR! 2021-2026 secara virtual, Kamis (9/9/2021).

Moeldoko menyerukan, segenap instansi pemerintah harus betul-betul menjalankan amanat Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal Dilan, atau program Digital dan Melayani.

"Digital sudah ada SPBE, melayaninya ini harus betul-betul direspon. Salah satu respon kita dalam konteks melayani adalah lahirnya SP4N LAPOR!. Ini adalah sebuah terobosan bahwa pemerintah care atas sumbatan-sumbatan itu," imbuhnya.

Sebagai catatan, Moeldoko mempertanyakan apakah portal SP4N LAPOR! sudah efektif atau tidak. Menurut perhitungannya, tingkat sfektivitas itu bisa dilihat dari grafiknya.

"Kalau jumlah penduduk kita 272 juta, pastinya grafik pelaporan ini karena berbagai persoalan dihadapi masyarakat cukup kompleks mustinya semakin naik," ungkapnya.

Cukup Bagus

Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko. (Liputan6.com/Hanz Jimenez Salim)
Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko. (Liputan6.com/Hanz Jimenez Salim)

Menurut laporan yang didapatnya dari Mendagri Tito Karnavian, pemerintah daerah kini sudah cukup bagus dalam menerima aduan masyarakat. Namun dia ingin pemerintah terus mengevaluasi, apakah grafiknya selalu naik atau tidak.

"Kalau selalu naik berarti itu positif, maknanya respon atas apa itu aduan masyarakat mendapatkan respon yang berkualitas tinggi. Tetapi kalau aduan menurun, ini bahaya. Mungkin masyarakat belum paham SP4N LAPOR!, maka upaya kita sosialisasi lebih gencar lagi," urainya.

"Alasan kedua, bisa-bisa laporan yang disampaikan kepada kita itu tidak mendapatkan jawaban yang berkualitas. Kalau ini yang terjadi maka kita musti instrospeksi lagi," desak Moeldoko.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel