Moeldoko: Jangan terlalu cemas dampak Virus Corona pada pariwisata

Risbiani Fardaniah

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menekankan sektor pariwisata tidak perlu terlalu cemas dengan dampak wabah Virus Corona, karena masih banyak hal yang dapat dilakukan untuk mendorong sektor pariwisata.

"Sektor wisata akan terganggu (Corona), tapi tidak boleh terlalu cemas," ujar Moeldoko dalam konferensi pers "Dampak Penyebaran COVID-19 terhadap Ekonomi Indonesia", di Pusat Informasi Terpadu Penanganan Virus Corona, Kantor Staf Presiden di Jakarta, Kamis.

Moeldoko mengatakan cukup banyak wisatawan yang awalnya hendak berwisata ke China kemudian mengurungkan niat dan beralih tur ke Bali, Manado, dan lain sebagainya.

Baca juga: RI berpotensi kehilangan 2,8 miliar dolar dari turunnya wisman China

Di sisi lain ada juga kebijakan berupa tiket murah atau diskon dan beberapa hal menarik lain yang bisa dilakukan untuk meningkatkan sektor pariwisata.

Pemerintah menghentikan sementara penerbangan langsung dari dan ke China daratan menyusul wabah Virus Corona di negara tersebut.

Kebijakan penghentian penerbangan langsung itu, berdampak pada sektor pariwisata khususnya terhadap penurunan jumlah wisatawan dari Negara Tirai Bambu.

Baca juga: Sejumlah resort di Bintan berhenti beroperasi, terdampak Virus Corona

Baca juga: Bali rumuskan kembali wisata berkualitas di tengah isu Virus Corona